Emery Gelagapan Ditanya Soal Masa Depan Di Arsenal

Emery Gelagapan Ditanya Soal Masa Depan Di Arsenal

Gilabola.com – Emery gelagapan ditanya soal masa depan karirnya di Arsenal usai laga Liga Europa kekalahan lawan kubu Eintracht Frankfurt.

Unai Emery telah menjalani awal yang buruk untuk kampanye 2019/20, dengan The Gunners belum menang dalam tujuh pertandingan terakhir mereka. Football London melaporkan jika sang manajer tidak nyaman saat ditanya soal karirnya yang diujung tanduk usai laga kekalahan lawan Eintracht Frankfurt.

Untuk saat ini, Unai telah menolak untuk menjawab pertanyaan tentang masa depannya. Ia hanya berputar-putar soal evaluasi dan memikirkan laga selanjutnya yang belum tentu masih bisa ia tangani.

“Sekarang momen kami lagi tidak baik sajalah. Kami jelas perlu menang, mendapatkan kepercayaan lagi dan saya pikir kami aslinya lebih baik daripada yang diperlihatkan,” ujarnya saat ditanya dirinya sanggup merubah situasi tidak menguntungkan ini.

Emery ngeles terus ditanya soal ancaman pemecatan

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Reaksi dari para pemain di babak pertama sudah bagus dan di babak kedua kami mulai dengan sangat baik jugalah. Cedera untuk Shkodran Mustafi dan David Luiz sangat penting karena ketika Anda ketinggalan Anda perlu beberapa pemain baru yang menyerang untuk memberikan tim lebih banyak pilihan dan kami tidak bisa melakukan itu di laga tadi.”

Wartawan lantas bertanya apakah dirinya takut dipecat atau tidak. “Saya berpikir yang pertama kali harus dilakukan adalah menganalisis pertandingan Liga Europa. Hari ini kita memperbaiki beberapa kekurangan tapi itu masih tidak cukup.”

Wartawan tidak puas dan menegaskan lagi yang ditanya, apakah ia pikir akan tetap jadi pelatih. “Saya sih berpikir tentang pertandingan berikutnya saja dan bagaimana kami dapat bangkit dan mencapai kepercayaan dengan para pemain kami. Mereka tahu kalau kondisi kami lagi sedikit menurun saja, kita tetapi jika kami bisa melanjutkan dengan kinerja seperti di laga paruh pertama tadi kami pasti bisa terus melaju, itu dia jalannya yang harus kami lakukan.”