Final Liga Europa Chelsea vs Arsenal Banyak Gol, Dikit Kartu, Nol Penalti

Final Liga Europa Chelsea vs Arsenal Kamis (30/5) akan diwarnai banyak gol, dikit kartu kuning, nol penalti. Itu beberapa ramalannya.

Berdasarkan partai-partai final kompetisi kedua Eropa ini di masa lalu kita bisa menyimpulkan sejumlah hal yang akan terjadi dan tidak terjadi pada laga di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan, nanti malam. Sudah pernah ada sembilan final Liga Europa di masa lalu. Ini adalah final ke-10. Mari kita bahas satu per satu.

Banyak Gol di Final Liga Europa

Sembilan partai final kompetisi ini di masa lalu menghasilkan banyak gol, 24 gol tepatnya, atau rata-rata 2,67 gol per pertandingan final. Rekor kemenangan terbesar dicapai oleh Atletico Madrid. Bukan sekali tapi dua kali. Mereka menang 3-0 atas Athletic Bilbao tahun 2012 dan menang lagi dengan skor sama atas Marseille tahun 2018, atau musim lalu. Tapi gol terbanyak terjadi saat Sevilla di bawah asuhan Unai Emery menang 3-2 atas Dnipro tahun 2015.

Dikit Kartu di Final Liga Europa

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Sepanjang sejarah final kompetisi ini belum pernah ada cerita pengusiran pemain atau kartu merah. Kedua tim pasti sudah memikirkan pemain mana saja yang darahnya panas. Para pemain juga berusaha tidak menjadi faktor yang menggagalkan peluang juara dengan diusir terlalu dini dari lapangan. Wasit yang memimpin pertandingan juga akan berusaha mengurangi faktor yang bisa memberi keuntungan besar pada salah satu tim dengan pemberian kartu merah atau dua kartu kuning.

Nol Penalti di Final Liga Europa Nanti Malam

Hanya pernah ada satu hadiah tendangan penalti diberikan wasit pada laga final kompetisi ini, yaitu kepada Benfica dalam partai final melawan Chelsea tahun 2013. Dan dalam satu-satunya kesempatan hadiah penalti itu, Oscar Cordozo berhasil melesakkannya menjadi gol. Sisanya, tak pernah ada hadiah tendangan 12 pas. Jadi kemungkinan besar hal yang sama juga akan terjadi nanti malam para laga Chelsea vs Arsenal.

Bagaimana dengan adu penalti? Satu-satunya final kompetisi ini yang harus diselesaikan dengan adu nasib tendangan penalti adalah tahun 2014 Sevilla menang 4-2 melalui adu penalti atas Benfica setelah laga selama 120 menit usai 0-0.

Untuk final nanti malam Liga Inggris lebih suka Arsenal yang jadi juaranya. Jika The Gunners menang maka mereka akan pergi ke Liga Champions musim depan, menambah jatah empat tim yang sudah pasti pergi karena menduduki urutan satu sampai empat di klasemen akhir Premier League.

Sebaliknya, jika The Blues yang menang, Liga Prancis dan Liga Belanda yang senang. Jatah yang sudah diperoleh Chelsea karena duduk di urutan ketiga klasemen bukan jatuh ke urutan kelima Premier League, tapi ke asosiasi bola terbaik kelima di Eropa, yakni Liga Prancis. Dan karena PSG serta Lille sudah pasti lolos sebagai urutan satu dan dua klasemen Ligue 1, jatah jalan-jalan ke Champions League musim depan diperoleh urutan ketiga, Olympique Lyon. Jatah Lyon memulai laga Champions League musim depan melalui babak play-off akan diwariskan ke PSV Eindhoven dan jatah memulai laga elit Eropa dari babak kualifikasi ketiga akan diperoleh Rijeka, tim asal Kroasia.

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO
Berita SebelumnyaTottenham Hotspur vs Liverpool: Nikmati Menit Permainan
Berita SelanjutnyaHadiah Juara Liga Champions Ini Bisa Bikin Chelsea, Arsenal Menangis