Frank Lampard Salahkan Pemain Chelsea Usai Kalah di Final Piala FA

Frank Lampard Salahkan Pemain Chelsea Usai Kalah di Final Piala FA

Gila Bola – Unggul cepat saat pertandingan Piala FA belum lagi menginjak menit kelima, Chelsea justru kalah 2-1 di tangan Arsenal dan sang pelatih Frank Lampard menyalahkan para pemainnya untuk kekalahan itu. Begini katanya.

Chelsea kalah mengenaskan 2-1 oleh Arsenal pada partai puncak FA Cup pada Minggu (2/8) dinihari setelah dua gol dari Pierre-Emerick Aubameyang menghempaskan dominasi mereka selama babak pertama. Frank Lampard menyalahkan para pemainnya yang mengangkat kakinya dari pedal gas setelah unggul lebih dulu sebelum menit kelima melalui gol Christian Pulisic.

The Blues memperlihatkan keunggulan mereka dari bermain cepat dan umpan terobosan kaki-ke-kaki yang sangat cepat dan tidak mudah diikuti oleh anak-anak Mikel Arteta. Seperti terlihat dari gol Christian Pulisic tersebut, bola terobosan sampai ke Mason Mount di dalam kotak penalti sebelah kiri, sebelum diumpankan ke Olivier Giroud di sisi kanannya. Tapi dengan ia dikurung empat pemain Arsenal, sang striker Prancis memilih memberi umpan tumit pada Pulisic, dan diselesaikan dengan baik oleh sang pemain muda asal Amerika dengan gaji tertinggi di Stamford Bridge tersebut.

Chelsea menguasai jalannya permainan selama kira-kira 20 menit pertama. Usai water break, mendadak situasinya berubah dan Arsenal mulai mengambil alih permainan dengan satu gol Nicolas Pepe dianulir menjadi bukti bagaimana pasukan Frank lampard mengendurkan serangan mereka dan itulah yang menjadi sasaran cercaan sang pelatih Inggris tersebut.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Manajer Chelsea Frank Lampard mengatakan seperti dikutip oleh BBC One: “Kami memulai dengan baik selama 10-15 menit dan kami hanya bisa menyalahkan diri sendiri mulai dari titik itu. Kami merasa [kelewat] puas, kami mengambil waktu dengan cepat untuk berjalan-jalan (membuang-buang bola) dan kami membiarkan mereka masuk (mengambil alih) ke dalam permainan. Sulit untuk kembali ke permainan itu. Banyak [kesalahan] hari ini ada di kami.”

“Yang bisa saya lakukan dari pinggir lapangan adalah berteriak! Ada elemen dalam permainan kami yang berhasil kami bentuk dengan bekerja keras sepanjang tahun tapi hal itu ada di dalam sebuah kelompok (hasil kerjasama tim). Hari ini kami main lambat, semua salah kami sendiri, mengundang tekanan. Kami tidak bermain cukup baik untuk memenangkan final.”

“Saya bahkan tidak memikirkan minggu depan [untuk Liga Champions], semuanya (kesialan) terjadi untuk kami hari ini, dua [kasus cedera] hamstring, bahu terkilir. Ini adalah akhir dari musim yang panjang (melelahkan) dan itu adalah titik kritis bagi kami.”