Gabriel Martinelli Tegaskan Dia Cuma Butuh Pulpen Untuk Perbarui Kontrak di Arsenal

Gilabola.com – Masa depan Gabriel Martinelli di Arsenal tengah terus dipertanyakan dengan ada rumor yang menyebutkan bahwa rival London Chelsea siap mencuri peluang jika bintang Brasil gagal memperbarui kontraknya di Stadion Emirates.

Penyerang Arsenal Gabriel Martinelli mengecilkan rumor dan pertanyaan atas masa depannya di klub, mengatakan bahwa dia senang berada di klubnya saat ini dan hanya butuh pulpen untuk memperbarui kontraknya di Stadion Emirates, seperti diberitakan via Sky Sports.

Pemain berusia 21 tahun itu telah tampil mengesankan bagi The Gunners di musim ini, mencetak lima gol dan dua assist di Premier League untuk membantu skuad asuhan Mikel Arteta memuncaki klasemen Liga Inggris, namun ada pertanyaan atas masa depannya di klub.

Kontrak Gabriel Martinelli di Arsenal akan berakhir pada 30 Juni 2024 mendatang dan sejauh ini belum ada tanda-tanda bahwa dia akan segera memperbarui kontraknya, meski sebenarnya itu juga tak terlalu mendesak karena klub punya opsi perpanjangan setahun lagi.

Advertisement
SUPERITC SLOT
SUPERITC SLOT

Belakangan Chelsea banyak disebut-sebut siap untuk bisa membajak penyerang Brasil itu dari rival London mereka jika dia gagal memperbarui kontraknya di Stadion Emirates, namun sang pemain tampak tenang tentang pertanyaan atas masa depannya.

Berbicara kepada pers jelang pertandingan Liga Europa melwan FC Sheriff, Gabriel Martinelli mengatakan bahwa dia sudah menegaskan berkali-kali bahwa dia bahagia di Arsenal.

Mengenai perpanjangan kontraknya, penyerang berusia 21 tahun itu menambahkan bahwa dia hanya butuh pulpen untuk memperbarui kontraknya di London Utara, mengatakan bahwa dia senang dengan klubnya, senang dengan kotanya, dan dia memiliki banyak alasan untuk bertahan dan berkomitmen atas masa depan jangka panjangnya di klub.

BANDARTOGEL77
IBOSport
MACAUBET
SebelumnyaDiminati Barcelona Jadi Pelatih Baru, Begini Reaksi Bos Arsenal Mikel Arteta
SelanjutnyaMantan Bos Spurs Kritik Antonio Conte, Taktik Negatif Bikin Mental Pemain Jadi Cupu