Gareth Bale harus tetap di Real Madrid

Gareth Bale diminta oleh pelatih Wales untuk tetap bertahan di Real Madrid.
Gareth Bale diminta oleh pelatih Wales untuk tetap bertahan di Real Madrid.

Gilabola.com – Pelatih Wales Ryan Giggs dilaporkan mencegah usaha Gareth Bale untuk pindah ke Manchester United, dan meminta si pemain untuk tetap bertahan di Real Madrid.

Bale menjadi top skor Wales sepanjang masa setelah mencetak tiga gol dalam laga perdana bagi Ryan Giggs sebagai manajer, menang 6-0 atas China- pada hari Kamis (22/3) waktu setempat.

Mantan pemain Tottenham Hotspur itu kesulitan untuk mendapatkan tempat utama di bawah Zinedine Zidane musim ini tetapi Ryan Giggs menegaskan bahwa pemain sayap berusia 29 tahun itu ditempatkan dengan baik di Santiago Bernabeu.

Ditanya apakah Real Madrid tetap menjadi tempat terbaik untuknya, Giggs berkata: “Ya. Saya pergi menemuinya saat melawan PSG (di babak 16 besar Liga Champions).”

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Ketika Anda pergi ke sana, ada aura yang membayangi di sekitar klub, dan hanya ada beberapa klub yang memiliki (aura semacam itu).”

“Jadi, tentu saja, kamu ingin (dia) tinggal di sana. Dia memenangkan tiga gelar Liga Champions, itu sudah lebih dari cukup bukti (untuk tinggal).”

“Ketika Anda berada di klub seperti itu, Anda selalu akan memenangkan banyak hal.”

Giggs mengakui bahwa ia masih menyesuaikan diri dengan posisi barunya sebagai pelatih, meskipun pernah menjalani masa singkat sebagai manajer Manchester United setelah David Moyes dipecat pada tahun 2014 dan menikmati masa dua tahun sebagai asisten Louis Van Gaal.

“Saya belajar banyak ketika saya di United untuk empat pertandingan dan betapa terasingnya posisi itu,” tambahnya. “Ketika Anda menutup pintu kantor Anda dan semua orang sudah pulang, Anda sendirian.”

“Tentu saja sangat menyenangkan memiliki orang-orang baik di sekitar Anda yang Anda kenal, dan Anda ingin orang-orang itu menjadi orang yang Anda percayai. Tetapi itu bisa menjadi sebuah tempat yang sangat terasing.”

Legenda Manchester United, yang pensiun saat berusia 40 tahun, mengatakan dia meminta saran dari sesama manajer – termasuk tokoh-tokoh terkemuka dari olahraga lain – sebelum penunjukannya di Wales.

“Saya berada di antara Antonio Conte dan Eddie Jones saat sebuah acara makan malam dan mencoba mencari informasi dari mereka,” kata Giggs.

“Tapi itu benar-benar mimpi buruk. Karena ketika Eddie mencoba mengorek info tentang Sir Alex, aku justru ingin mendapatkan semua (info soal kepelatihan) darinya!”

“Saya melakukan lisensi (pelatih) saat saya masih bermain, tetapi baru ketika Anda melakukan pelatihan setiap hari-lah, Anda mendapatkan pengalaman itu.”

“Saya bukan orang yang secara alami ekstrovert. Di situlah analisis dengan para pemain United membantu. Semuanya menjadi lebih baik dengan pengalaman itu.”