Gareth Southgate Ingatkan Timnas Inggris Tetap Tenang di Kandang Montenegro

Gareth Southgate Ingatkan Timnas Inggris Tetap Tenang di Kandang Montenegro

Gilabola.com – Gareth Southgate incar kemenangan kedua di Kualifikasi Piala Eropa 2020 bulan ini. Timnas Inggris pun diingatkan tetap bermain tenang di hadapan fans Timnas Montenegro, Selasa (26/3) dinihari nanti.

Gareth Southgate mengaku, ia tak ingin pengalaman Wayne Rooney yang diusir di Podgorica pada 2011 terulang lagi saat Timnas Inggris tandang ke markas Timnas Montenegro dinihari nanti.

Dua tahun setelah insiden Rooney, Ashley Cole diludahi, dan suporter Timnas Montenegro lemparkan beberapa petasan ke arah Joe Hart dan Steven Gerrard.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

“Itu aksi yang sangat intens di sini, di mana timnas mereka mendapat dukungan lokal yang sangat bersemangat – yang seringkali terjadi dalam beberapa laga kualifikasi di Eropa. Itu akan menjadi pengalaman yang benar-benar bagus untuk para pemain muda, supaya tahu dan melihat bagaimana mereka harus melewati itu semua,” tandas Gareth Southgate.

Tetap Disiplin Saat Terjadi Provokasi

Gareth Southgate juga menyatakan, para pemain The Three Lions harus berjuang keras untuk tetap disiplin dalam menjalankan tugas mereka di lapangan, saat terjadi berbagai provokasi di banyak pertandingan besar.

“Tidak berhasilnya kami seringkali disebabkan karena kurangnya disiplin dalam bertanding. Itulah yang diharapkan dari tim ini sekarang, sehingga mereka harus bisa merespons dengan cara yang benar dan tetap tenang di momen-momen besar. Di banyak kesempatan, bermain hanya dengan 10 pemain sangat memengaruhi hasil pertandingan,” tambah Southgate.

“Kami harus yakinkan, kami tak akan berikan kesempatan itu pada mereka,” tegas pelatih berusia 48 tahun itu.

Aksi Lempar Petasan ke Lapangan

Kiper asal Rusia, Igor Akinfeev, juga pernah menjadi korban aksi pelemparan petasan saat ia bertugas di sebuah laga Kualifikassi Piala Eropa 2016 di kandang Timnas Montenegro. Pertandingan itu akhirnya dihentikan dan Rusia dihadiahi kemenangan 3-0.

“Kami tidak punya bukti dari berbagai aksi rasisme di stadion ini, tapi kami telah menjadi saksi aksi pelemparan kembang api di stadion ini. Kami sudah bicara tentang tidak berurusan dengan mereka- itu tanggung jawab wasit untuk menangani apapun yang dilemparkan penonton ke lapangan,” tandas Southgate.

“Kita harus memperingatkan hal itu. Ada bahaya dalam hal-hal seperti itu, dan kami telah peringatkan pula para pemain kami mengenai hal itu – bahkan kiper pun bisa menjadi sasarannya,” ujarnya.

Inggris sebelumnya menang telak 5-0 atas Republik Ceko, di mana Inggris diperkuat tim yang rata-rata berusia 24 tahun 337 hari.