Gareth Southgate Keluhkan Lini Pertahanan Inggris Jelang Dimulainya Euro 2020

Gilabola.com – Terungkap sudah mengapa Ben White yang dipanggil untuk menggantikan Trent Alexander-Arnold alih-alih memanggil gelandang baru, Gareth Southgate ternyata masih memiliki keraguan atas lini pertahanan timnya.

Gareth Southgate memperingatkan bahwa Inggris memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan sebelum pertandingan pertama mereka di Euro 2020, menyoroti pertahanan mereka sebagai area utama yang perlu ditingkatkan.

Inggris akan membuka kampanye mereka di Euro 2020 mendatang dengan laga kontra Kroasia di Wembley pada Minggu (13/6) malam WIB, tapi mereka datang ke Kejuaraan Eropa ini dengan hasil ujicoba yang kurang meyakinkan.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Selama laga ujicoba terakhir melawan Rumania, The Three Lions hanya menang 1-0 di Riverside Stadium dan bahkan membutuhkan sapuan di depan garis gawang dari bek pengganti Ben White untuk tetap mempertahankan kemenangan.

Kini dengan Kejuaraan Eropa akan segera dimulai dalam beberapa hari mendatang, Gareth Southgate mengaku bahwa dirinya masih mengkhawatirkan performa lini belakang timnya, sebuah pengakuan yang akhirnya mengungkap alasan mengapa bek Brighton itu dipanggil.

Channel Gilabola di Youtube

Padahal saat cederanya Trent Alexander-Arnold, diharapkan bos berusia 50 tahun itu memanggil gelandang baru karena hanya membawa lima pemain lini tengah, tapi ternyata dia memilih Ben White untuk menambah opsi pertahanan timnya, yang diakuinya sebagai area yang paling perlu ditingkatkan.

“Kami tidak cukup disiplin dalam cara kami bertahan. Pemulihan bola kami berjalan tidak cukup baik. Itu berarti lini tengah terlalu longgar dan pemain belakang memiliki terlalu banyak keputusan untuk dibuat,” kata Gareth Southgate. “Mereka biasa berada di ruang yang seharusnya mereka tidak perlu berada di sana.”

“Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan di tempat latihan karena, tanpa diragukan lagi, kami tidak dapat memaksimalkan sejumlah peluang yang kami dapatkan saat melawan Rumania dan kami tidak berharap untuk dihukum dengan kegagalan itu.”

AHABET
AHABET