Gareth Southgate Puji Pemain Inggris Usai Aksi Rasisme

Gareth Southgate Puji Pemain Inggris Usai Aksi Rasisme

Gilabola.com – Pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate kecam pelecehan rasisme penggemar Bulgaria kepada para pemain The Three Lions di Sofia.

Babak kualifikasi Grup A Euro 2020 antara Inggris melawan Bulgaria terancam tidak akan dilanjutkan ketika wasit Ivan Bebek dua kali menghentikan pertandingan di babak pertama, dengan pihak penyelanggara melalui pengeras suara di stadion mengatakan kepada para penggemar Bulgaria bahwa pertandingan itu akan diberhentikan jika sorakan rasis terhadap para pemain kulit hitam The Three Lions terus dilakukan.

Sebagian besar Stadion Vasil Levski sudah ditutup setelah insiden rasis yang terjadi selama pertandingan Bulgaria melawan Kosovo dan Republik Ceko. Pemain debutan Timnas Tyrone Mings dan Raheem Sterling sama-sama menjadi sasaran rasisme yang menjijikkan dan Southgate terlibat dalam pembicaraan panjang dengan penyelenggara pertandingan ketika pertandingan itu terancam akan dihentikan.

Gol dari Marcus Rashford, Ross Barkley (2 gol), Raheem Sterling (2 gol) dan Harry Kane memastikan kemenangan bagi Three Lions untuk memperkuat posisi mereka di puncak klasemen Grup A. Legenda Arsenal dan presenter ITV Sport Ian Wright melancarkan serangan pedas ke UEFA setelah aksi rasis yang terjadi di Stadion Vasil Levski dan Southgate mengecam penggemar Bulgaria atas perilaku mereka setelah laga berakhir.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Saya harus mengatakan bahwa penyelenggara pertandingan melakukan semuanya dengan sangat cepat,” kata sang manajer kepada ITV Sport.

“Kami segera melaporkan semuanya ketika kami mendengar sorakan rasis dari para fans. Kami terus berkomunikasi dengan para officials dan wasit dan saya melakukan kontak dengan para pemain selama babak pertama khususnya dan kemudian di babak kedua.”

Timnas Inggris kurang didukung UEFA

“Ini adalah kejadian yang tidak dapat diterima. Saya pikir kami telah membuat dua pernyataan dengan memenangkan pertandingan tetapi juga kami telah meningkatkan kesadaran semua orang terhadap rasisme.”

“Pertandingan dihentikan dua kali dan saya tahu untuk beberapa orang itu tidak akan cukup. Tapi saya pikir kami sebagai sebuah tim ikut serta dalam proses itu.”

Pernyataan FA mengatakan: “FA dapat mengkonfirmasikan bahwa para pemain The Three Lions menjadi sasaran rasis yang menjijikkan saat bermain di kualifikasi EURO 2020 melawan Bulgaria.”

“Ini tidak dapat diterima di setiap level pertandingan dan fokus kami adalah mendukung para pemain dan staf yang terlibat.”

“Seperti yang kami sadari dengan perasaan sedih, ini bukan pertama kalinya para pemain kami mengalami pelecehan seperti ini dan tidak ada tempat untuk perilaku semacam ini di masyarakat, apalagi dalam sepakbola. Kami akan meminta UEFA untuk menyelidiki ini karena ini adalah masalah mendesak.”