Gianluigi Buffon Senang Tetap Gaul Dengan Pemain Semuda Mbappe

Berita Bola, Gianluigi Buffon, PSG
Gilabola.com - Meski tak muda lagi, namun Gianluigi Buffon merasa bisa tetap gaul di PSG.

Jakarta – Gianluigi Buffon merasa senang karena meski sudah sepuh, namun tetap gaul dengan pemain semuda Kylian Mbappe. Kiper veteran klub Liga 1 Prancis PSG itu memang tetap maju di klub barunya saat ini.

Meski sebagai penggawa anyar PSG tidak membuat kiper legendaris Italia, Gianluigi Buffon (40 tahun), merasa kesulitan beradaptasi. Sang kiper jagoan bahkan dengan bangga mengakui jika kini dirinya sudah berteman baik dengan pemain bintang lainnya, dialah Kylian Mbappe.

Gianluigi Buffon sendiri sudah resmi bergabung dengan PSG pada bulan Juli usai mantap memutuskan mengakhiri karirnya bersama Juventus yang telah terjadi selama 17 tahun! Buffon juga direkrut dengan gratis alias hrrrratis karena kontraknya bersama Bianconeri juga telah kadaluarsa.

Kenyang pengalaman, jelas kiper ternama tersebut bisa langsung dipasang Thomas Tuchel untuk menjaga gawang timnya. Tercatat jika dalam dua pertandingan Liga 1 Prancis yang ia ikuti, Buffon hanya satu kali saja kebobolan lawan.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Buffon juga cukup luwes dan tak butuh waktu lama untuk mendapatkan teman di klub barunya itu. Sang kiper lantas dengan bangga mengakui jika ia sudah berteman baik dengan Kylian Mbappe yang usianya jauh lebih muda.

“Di PSG ini saya sudah bertemu dengan banyak sekali orang-orang yang fantastis dan mereka menyambut saya di ruang ganti seperti ini meriahnya,” ujar Buffon saat diwawancarai France Football dengan antusias.

“Dengan Kylian Mbappe misalnya, kami sudah sering bercanda dan sering juga tertawa bersama-sama,” lanjutnya lagi.

Gianluigi Buffon bahagia bermain di PSG

Gianluigi Buffon lantas mengungkapkan perkataan Mbappe kepada dirinya, tentang bagaimana Mbappe merasa senang dan bangganya bukan main karena bisa bermain bersamanya. Ia juga menganggap Mbappe, beserta penggawa PSG lainnya sangat istimewa.

“Dia itu selalu saja berkata: ‘Saya tidak pernah membayangkan bisa bermain dengan Anda suatu hari nanti ya’. Dia mengaku sudah melihat saya saat bermain di Piala Dunia 2006 melawan Prancis, saat masih kecil sekali. Saya melawannya di semifinal Liga Champions 2017,” tambahnya.

“Bermain di Turin, saya sudah meninggalkan rekan setim yang juga merupakan juara. Dan saya menemukan yang baru lagi di Paris: Mereka juga adalah para pemain juara,” pungkasnya dengan bahagia.