Gianluigi Donnarumma Akui Terganggu Persaingan Dengan Keylor Navas di PSG

Gianluigi Donnarumma mengakui bahwa dia tidak terbiasa duduk di bangku cadangan dan menyebut bahwa persaingannya dengan Keylor Navas untuk peran penjaga gawang utama di Paris Saint-Germain telah membuatnya tertekan.

Pasca peran utamanya dalam kemenangan Italia di Euro 2020 musim panas ini, Gianluigi Donnarumma pindah ke Paris Saint-Germain dengan status bebas transfer dari AC Milan dengan harapan dia akan menjadi starter klub.

Memang Les Parisiens yang akhirnya memenangi perburuan tanda tangan pemain berusia 22 tahun itu dari peminat lain seperti Juventus setelah menawarkan kontrak menggiurkan bagi sang penjaga gawang senilai hampir Rp 200 Milyar per tahun.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Tetapi di bawah asuhan Mauricio Pochettino, Gianluigi Donnarumma dipaksa bermain sebagai pengganti kiper veteran Keylor Navas, yang karirnya juga tak patut diremehkan lantaran pengalamannya yang telah memenangkan tiga Liga Champions bersama Real Madrid sangat dibutuhkan oleh PSG.

Penjaga gawang Kosta Rika itu turun sebagai starter di delapan pertandingan Ligue 1 musim ini sementara kiper internasional Italia hanya tampil lima kali. Keduanya juga berbagi dua penampilan di Liga Champions sejauh ini.

Laporan mulai muncul bahwa Gianluigi Donnarumma merasa gelisah di ibukota Prancis, dengan kepindahan musim panas ke Barcelona atau Juventus diperdebatkan. Kini di tengah desas-desus soal kepindahannya dari Parc des Princes, dia akhirnya angkat bicara soal situasinya di Paris Saint-Germain.

Ditanya tentang persaingannya dengan Keylor Navas di PSG, kiper berusia 22 tahun itu mengatakan kepada TNT Sports, “Itu tidak berpengaruh pada penampilan saya, tetapi itu mengganggu saya. Itu tidak mudah, karena saya terbiasa selalu menjadi starter dan terkadang menyakitkan berada di bangku cadangan. Tapi saya yakin situasinya akan teratasi.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO