Gibraltar Akhirnya Menang Juga Setelah 23 Pertandingan

Para pemain Gibraltar bergembira setelah merayakan kemenangan pertama laga kompetitif dari 23 pertandingan terakhirnya, tadi malam, di kandang Armenia
Para pemain Gibraltar bergembira setelah merayakan kemenangan pertama laga kompetitif dari 23 pertandingan terakhirnya, tadi malam, di kandang Armenia

Berita Bola – Kasihan banget sih Gibraltar ini. Tuan rumah Armenia salah memutar lagu kebangsaan negara mungil itu di awal pertandingan, tertukar dengan milik Liechtenstein. Tapi mereka tertawa setelah menang 1-0.

Kemenangan Gibraltar 1-0 di kandang Armenia itu merupakan kali pertama dalam sejarah sepak bola mereka selama beberapa tahun terakhir. Bahkan pertama kalinya setelah 23 pertandingan.

Gibraltar, sebuah negara protektorat Inggris di dalam wilayah Spanyol, memenangkan pertandingan kompetitif mereka untuk pertama kalinya, mengalahkan Armenia di ajang UEFA Nations League, Minggu dinihari. Mereka juga menerima permintaan maaf dari tuan rumah setelah sebuah lagu kebangsaan yang salah dimainkan sebelumnya.

BERITA :  Roberto Mancini Anggap Hasil Italia Lawan Polandia Tidak Adil

Lagu kebangsaan Liechtenstein, negara mungil lain di perbatasan Austria dan Swiss, salah diperdengarkan sebagai pengganti lagu kebangsaan Gibraltar. Namun asosiasi sepak bola negeri itu mengatakan rekannya dari Armenia telah meminta maaf.

Penalti babak kedua dari Joseph Chipolina memberi kemenangan pertama bagi tim tamu, yang baru resmi terdaftar di UEFA pada tahun 2013, setelah 23 pertandingan. Itu juga merupakan poin pertama mereka dalam semua kompetisi, karena mereka kalah dalam semua pertandingan kualifikasi untuk Euro 2016 dan Piala Dunia 2018.

Dua kemenangan mereka sebelumnya – terjadi pada pertandingan melawan Malta dan Latvia – merupakan pertandingan persahabatan.

BERITA :  Hasil Spanyol vs Inggris Skor 2-3 di UEFA Nations League 2018

Armenia, yang memiliki gelandang Arsenal Henrikh Mkhitaryan di pihak mereka, berada di atas Gibraltar pada posisi terbawah Grup 4 Liga D UEFA Nations League.

Hampir seluruh pemain Gibraltar bukan pemain sepak bola profesional. Mereka ada yang bekerja sebagai petugas polisi, petugas pemadam kebakaran dan berbagai pekerjaan lainnya, dan mengisi waktu luang sebagai pemain sepak bola mewakili negerinya.

Advertisement