Gol Javi Martinez Bisa Menjadi Kado Perpisahan Untuk Bayern Munchen

Gol Javi Martinez Bisa Menjadi Kado Perpisahan Untuk Bayern Munchen

Gila Bola – Gol kemenangan Bayern Munchen ke gawang Sevilla pada ajang Piala Super Eropa tadi malam berasal dari pemain yang sama sekali tidak disangka-sangka, Javi Martinez, yang sebentar lagi akan meninggalkan Allianz Arena menuju ke klub masa lalunya, Athletic Bilbao.

Dalam sebuah situasi sepak pojok, bola berhasil dibersihkan setengah hati saja oleh para pemain Sevilla dan mendarat di depan David Alaba yang melepaskan sebuah tendangan keras. Bola berhasil diblok oleh kiper Yassine Bounou tapi bola muntah yang melambung disundul oleh Javi Martinez menjadi gol yang sangat menentukan untuk Bayern Munchen dalam final Piala Super Eropa di Puskas Arena di Budapest Hungaria ini.

Pertandingan antara sang juara Liga Champions melawan juara Liga Europa ini berlangsung seru dengan kedua tim silih berganti melepaskan serangan. Bayern Munchen tampak menjalankan taktik penguasaan bola dan melepaskan tujuh serangan selama 120 menit namun kesulitan menembus pertahanan Los Rojiblancos. Sementara itu Sevilla yang hanya kebagian 35 persen saja dominasi atas bola, memainkan taktik serangan balik kilat dan hampir saja berujung gol pada dua kesempatan, jika bukan gawang Die Roten bukan dijaga oleh Manuel Neuer.

Saat skor 1-1 memaksakan perpanjangan waktu untujk pertandingan Piala Super Eropa ini, Javi Martinez – seorang gelandang bertahan – menyelamatkan nasib sang juara Liga Champions itu dengan sundulan mautnya pada menit 104. Bukan sebuah sundulan kencang, melainkan melambung dan cukup perlahan tapi jauh dari jangkauan kiper Yassine Bounou. Lihat.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Javi Martinez dilaporkan akan kembali ke klub lamanya, Athletic Bilbao, yang pernah dibelanya untuk jangka waktu yang cukup lama pada periode 2006 sampai 2012. Pemain bertahan dengan tinggi 192 centimeter ini sudah menyatakan keinginannya untuk kembali ke Liga Spanyol dan Hansi Flick sudah mengatakan tidak akan menghalangi kepergian pemain 32 tahun tersebut.