Copa del Rey kembali menghadirkan malam penuh ketegangan yang membuat para penggemar sulit beranjak dari layar. Dua pertandingan perempat final yang digelar pada Kamis dinihari tadi menyimpan cerita besar, penuh drama, gol telat, dan kegagalan krusial. Hasilnya, dua tim berhasil membuka jalan menuju semifinal, sementara dua lainnya harus menerima kenyataan pahit.
Pertandingan berlangsung di dua tempat berbeda. Valencia vs Athletic Bilbao di Stadion Mestalla, sementara Alaves vs Real Sociedad dalam derby sesama tim Basque di Mendizorroza. Empat tim ini bertarung demi satu tujuan: menyusul Barcelona ke babak empat besar.
Sedikit kesalahan, satu peluang terbuang, atau satu momen brilian, menjadi penentu nasib mereka.
Gol Telat Williams Bersaudara Singkirkan Valencia
Pada laga di Mestalla, Athletic berhasil mengamankan tiket semifinal lewat kemenangan tipis 2-1 atas Valencia. Pertandingan ini berjalan ketat sejak awal, dengan kedua tim saling menekan.
Athletic lebih dulu unggul menjelang menit ke-30. Umar Sadiq, yang bermaksud membuang bola, justru membuat kesalahan fatal dengan memasukkan bola ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri itu membuat tim tamu berada di atas angin.
Namun, Sadiq menebus kesalahannya sembilan menit kemudian. Ia mencetak gol penyeimbang untuk Valencia, sekaligus menghidupkan kembali harapan tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Athletic mendapat peluang emas untuk kembali unggul lewat tendangan penalti. Mikel Jauregizar maju sebagai eksekutor, tetapi kiper Valencia, Stole Dimitrievski, tampil gemilang dengan menggagalkan tendangannya.
Saat laga tampak akan berlanjut ke babak tambahan, momen penentu akhirnya tiba. Pada menit ke-96, Nico Williams mengirimkan umpan silang ke kotak penalti. Kakaknya, Inaki Williams, menyambut bola dengan tendangan voli yang tak mampu dihentikan kiper.
Gol itu menjadi penutup dramatis pertandingan sekaligus mengantar Athletic, juara Copa del Rey 2024, ke babak semifinal.
Penalti Gagal Jadi Awal Comeback Real Sociedad
Drama tak kalah sengit terjadi di Mendizorroza saat Real Sociedad menyingkirkan Alaves dengan skor 3-2. Pertandingan derby ini berlangsung panas sejak menit awal.
Alaves membuka keunggulan pada menit kedelapan lewat Abde Rebbach. Gol cepat tersebut membuat stadion bergemuruh. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Mikel Oyarzabal segera menyamakan kedudukan untuk Real Sociedad.
Pada menit ke-30, Toni Martinez kembali membawa Alaves unggul setelah mencetak gol dari dalam kotak penalti. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum, memberi harapan besar bagi tuan rumah.
Peluang emas untuk memperlebar keunggulan datang di babak kedua. Alaves mendapat hadiah penalti, yang kembali diambil oleh Toni Martinez. Sayangnya, eksekusinya gagal setelah ditepis kiper Real Sociedad, Alex Remiro, dari jarak sekitar 11 meter.
Kegagalan itu menjadi titik balik pertandingan.
Real Sociedad bangkit dengan luar biasa. Dalam waktu hanya empat menit, mereka mencetak dua gol. Goncalo Guedes membuka jalan comeback, lalu Orri Oskarsson memastikan keunggulan tim tamu.
Skor 3-2 bertahan hingga laga usai. Real Sociedad pun melaju ke semifinal, sementara Alaves harus menyesali peluang yang terbuang.
Menanti Satu Tiket Terakhir ke Semifinal
Dengan hasil ini, Athletic dan Real Sociedad resmi bergabung dengan Barcelona di babak semifinal Copa del Rey. Satu tiket tersisa akan diperebutkan oleh Real Betis dan Atletico Madrid, yang dijadwalkan bertemu pada Kamis di Stadion La Cartuja.
Perempat final kali ini menunjukkan bahwa di Copa del Rey, satu momen kecil bisa mengubah segalanya. Gol bunuh diri, penalti yang gagal, hingga tendangan di menit akhir, semuanya menjadi bagian dari cerita besar yang menentukan perjalanan sebuah tim.
Kini, empat tim terbaik siap melangkah lebih jauh. Pertanyaannya, siapa yang mampu menjaga konsistensi hingga angkat trofi di akhir musim?

