Hai Man Utd, Nggak Niat Pecat Solskjaer Nih? Mumpung Conte Lagi Nganggur Tuh!

Gilabola.com – Kegagalan Manchester United untuk memenangkan trofi Liga Europa akan memberikan dilema besar bagi manajemen klub soal masa depan Ole Gunnar Solskjaer, apalagi kini ada manajer pemenang yang tengah tersedia di pasar transfer, Antonio Conte.

Sudah sejak Desember 2018 Ole Gunnar Solskjaer menukangi Manchester United, menjadi manajer karetaker sebagai pengganti Jose Mourinho, sebelum kemudian mendapatkan pekerjaan permanen hanya beberapa bulan kemudian pasca kesuksesan comeback yang mengesankan atas PSG di Liga Champions.

Namun sejak itu tak satu pun trofi yang berhasil dimenangi juru taktik Norwegia tersebut, kalah di empat semifinal secara beruntun di berbagai kompetisi, sebelum akhirnya mencapai final untuk pertama kalinya di Liga Europa, sayang akhirnya kalah adu penalti melawan Villarreal.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Proyek transfer untuk pembangunan ulang skuad dari Ole Gunnar Solskjaer sebenarnya sangat baik, terbukti para pemain rekrutannya hampir semua langsung menjadi tulang punggung utama tim dan tampil bagus, tapi dia sepertinya tak tahu cara memenangkan gelar, membuat fans kini mulai semakin keras menyuarakan kampanye ‘Ole Out’ usai kekalahan mereka di final Liga Europa.

Padahal seburuk-buruknya Jose Mourinho di Old Trafford, manajer Portugal itu masih terbukti bisa memberikan gelar bagi tim, memenangkan total tiga trofi selama waktunya di klub termasuk kemenangan Liga Europa pada 2017 usai menang 2-0 di final atas Ajax Amsterdam.

Nah jika Manchester United sudah bosan puasa gelar di era bos 48 tahun itu, maka pihak manajemen kini harus mulai mempertimbangkan dan mengambil langkah cepat apakah mereka harus terus mempertahankan Ole Gunnar Solskjaer dan percaya proses, atau mengorbankan rencana yang selama ini dibangun bersama bos Norwegia itu demi manajer baru.

Ini lantaran sekarang ada pelatih bermental juara yang baru saja tersedia di pasar, yaitu Antonio Conte yang telah resmi meninggalkan Inter Milan hanya beberapa hari setelah membantu timnya meraih gelar scudetto pertama sejak 2010 dan mengakhiri dominasi Juventus.

Perlu diketahui bahwa bos berusia 51 tahun itu juga merupakan pionir dari dominasi sembilan gelar scudetto Juventus di Serie A, sementara dia juga pernah memenangkan gelar Premier League di musim debutnya bersama Chelsea pada 2017 lalu.

Selain itu, seperti pengakuan Romelu Lukaku, Antonio Conte dikenal sebagai pelatih yang sangat menuntut para pemainnya untuk bekerja keras. Cocok bagi para pemain Manchester United yang saat dikenal mental tempe dan malas, kurang daya juang, kurang gigih untuk bertarung, dan akhirnya mengorbankan klub yang menjadi tim pecundang tanpa gelar juara lagi.

So, bagaimana Manchester United, tetap percaya proses bersama Ole Gunnar Solskjaer atau ambil kesempatan membawa manajer keras dan berjiwa pemenang Antonio Conte sebelum direbut Tottenham Hotspur yang juga sedang mencari manajer baru?

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO