Hakeem Al Araibi Bebas, Pulang ke Australia

Hakeem Al Araibi Bebas, Pulang ke Australia

Hakeem Al Araibi, pemain sepak bola dengan status permanent resident di Australia terbang ke Melbourne pada Selasa pagi setelah pemerintah Bahrain membatalkan upayanya agar dia diekstradisi dari Thailand.

Hakeem Al Araibi, 25 tahun, melarikan diri dari Bahrain pada tahun 2014 dan menerima status selaku pengungsi di Australia. Tapi ia ditangkap pada November tahun lalu di Bandara Suvarnabhumi Bangkok saat sedang dalam perjalanannya untuk bulan madu, menyusul pemberitahuan Interpol yang dikeluarkan atas permintaan Bahrain.

Al Araibi terlihat mengobrol dengan gembira sebelum naik pesawat Thai Airways yang dijadwalkan berangkat ke Melbourne tak lama setelah tengah malam. Araibi telah tinggal di Australia sejak 2014 dan bermain di sana untuk klub sepak bola setempat.

Penahanan Araibi, yang muncul dengan kaki diborgol pada sidang pengadilan pekan lalu, menuai kritik internasional, dengan Federasi Sepakbola Australia (FFA) dan sesama pemain sepak bola mendesak Thailand untuk membebaskannya. Araibi mengatakan dia akan menghadapi siksaan jika kembali ke Bahrain.

Hakeem Al Araibi dibebaskan dengan penuh misteri

“Dia (Araibi) telah bebas,” kata Chatchom Akapin, seorang pejabat di kantor Kejaksaan Agung Thailand pada hari Senin setelah Bahrain menarik permintaan ekstradisi Araibi tanpa penjelasan.

Advertisement
OLE777
OLE777

Kelompok hak asasi manusia, Amnesty International, menyambut baik langkah Thailand.

“Adalah hal yang benar bahwa dia (Araibi) harus kembali ke Australia – di mana keluarganya, klub sepak bola, dan negara yang memberinya perlindungan sedang menunggu,” kata Minar Pimple, juru bicara Amnesty International.

Seorang juru bicara pemerintah Bahrain menolak untuk memberikan rincian ketika ditanya siapa yang memerintahkan untuk menghentikan proses hukum terhadap Araibi.