Hasil Chelsea vs Arsenal 4-1 di Final Liga Europa

Hasil Chelsea vs Arsenal 4-1 di Final Liga Europa

Gilabola.com – Hasil Chelsea vs Arsenal pada final Liga Europa hari Kamis (30/5) di Stadion Olimpiade Baku usai dengan skor 4-1.

Siapa yang sangka laga Chelsea vs Arsenal ini akan usai dengan skor 4-1?  Sampai akhir babak pertama final Liga Europa pada Kamis dinihari skor masih 0-0 meski The Blues sebenarnya sedikit lebih unggul dari rivalnya sesama tim London itu. Skor tidak mencerminkan jalannya pertandingan final ini, dengan The Gunners sebenarnya berhasil mencegah Chelsea mendapatkan bola di setengah lapangan oposisi selama kira-kira 20-30 menit pertama.

Namun justru skuad asuhan Maurizio Sarri itu yang berhasil mencatatkan dua serangan on target pada setengah bagian terakhir 45 menit pertama. Lawan mereka yang diasuh manajer spesialis pemenang Liga Europa, Unai Emery, gagal mencatatkan satu kali pun serangan on target selama babak pertama.

Peluang emas pertama dalam permainan final Liga Europa ini terjadi menit 27 saat Granit Xhaka mencoba peruntungannya dari jarak jauh. Melepaskan tendangan dari jarak sekitar 25 meter, ia berhasil menaklukkan Kepa Arrizabalaga. Kiper Brasil itu sudah menekuk tubuhnya tapi gagal menjangkau bola. Sayangnya sang bulat bundar memantul di mistar bagian atas dan out. Sayang sekali!

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Selang tujuh menit kemudian Petr Cech menyelamatkan gawang Arsenal setelah Emerson mencoba melepaskan tembakan berbahaya dari sudut sempit. Sudah mengarah on target tapi tidak ada gol. Refleks yang hebat dari kiper veteran tersebut.

Pada menit 40 Chelsea membuat berdebar pendukung lawan melalui kerjasama Pedro Rodriguez dan Olivier Giroud. Sang pemain Prancis yang menjadi top skor The Blues pada Liga Europa musim ini sudah menembak dan seolah-olah bola akan masuk tapi kiper Petr Cech – yang akan pensiun akhir musim ini – merentangkan kakinya dan memblokir bola sebelum dibersihkan oleh Nacho Monreal. Tidak ada gol lagi. Hasil Chelsea vs Arsenal pada akhir babak pertama adalah 0-0.

Dari sejarah panjang kompetisi sepak bola di Eropa, ini baru merupakan kali ketiga dalam sejarah UEFA ada pertemuan antara sesama tim dari satu negara di final kompetisi mereka. Bahkan ini merupakan yang pertama kalinya dalam 11 tahun terakhir dua tim Inggris saling berjumpa di sebuah final kompetisi UEFA.

Sebenarnya, demi kebaikan Liga Inggris dan demi lebih banyak wakil Inggris di Liga Champions, Arsenal sebaiknya yang jadi juara. Jika The Gunners yang jadi pemenang malam ini maka akan ada lima wakil Inggris di Champions League musim depan. Jika The Blues yang jadi juara, jatah lolos ke kompetisi elit Eropa malah diberikan ke tim urutan ketiga dari asosiasi terbaik kelima di Eropa, yakni Liga Prancis. Hal ini terjadi karena Chelsea sudah memperoleh tiket untuk kompetisi elit Eropa itu.

Babak kedua dimulai dengan mantan pemain Arsenal Olivier Giroud membalas dendam pada mantan timnya tersebut. Ia mencetak gol pada menit 49 hasil dari kecerobohan Laurent Koscielny, yang membiarkan bola dicuri oleh Giroud, yang dengan cepat mengoperkannya kepada Emerson. Sang bintang Prancis mantan The Gunners itu kemudian membanting tubuhnya untuk menanduk umpan silang Emerson dan menaklukkan kiper Petr Cech. Skor berubah 1-0.

Keputusan Maurizio Sarri untuk menurunkan Emerson dan bukannya Marcos Alonso membuahkan hasil menyenangkan. Mantan pemain AS Roma itu terlihat sangat tajam setiap kali naik ke atas membantu serangan The Blues. Gol Giroud tadi membangkitkan semangat anak-anak Sarri dengan mereka membanjiri setengah lapangan Arsenal saat ini.

GOL LAGI! Menit 60! Berakhir sudah partai final Liga Europa ini. Pedro menambahkan gol kedua The Blues dengan assist dari Eden Hazard. Gol ini lagi-lagi berawal dari kesalahan pemain Arsenal. Ainsley Maitland-Niles membuat kesalahan operan dan dicuri dengan cepat oleh Mateo Kovacic yang mengirim umpan ke arah Hazard. Sang pemain Belgia kemudian menerima bola dengan dadanya sebelum mengirim assist ke Pedro.

Olympique Lyon akan bersorak dengan kemenangan Chelsea malam ini. Sesuai aturan UEFA, jika The Blues yang jadi juaranya, jatah satu tiket ke Liga Champions bukan diberikan ke ranking kelima Liga Inggris melainkan ke asosiasi bola terbaik kelima di UEFA, dalam hal ini Ligue 1 Prancis. Dan karena dua urutan teratas (PSG serta Lille) sudah pasti pergi ke Champions League, jatah itu jatuh ke urutan ketiga, Lyon.

Lyon selaku tim urutan ketiga Liga Prancis seharusnya memulai kompetisi Europa melalui babak play-off, satu tahap sebelum penyisihan grup, tapi kini akan diisi oleh PSV Eindhoven. Dampak seterusnya, tim urutan kedua dari Kroasia, Rijeka, masuk lolos ke Champions League melalui babak kualifikasi ketiga yang ditinggalkan oleh PSV Eindhoven tadi.

GOL KETIGA! Tanpa disangka-sangka The Blues memperoleh hadiah penalti pada menit 65 setelah semenit sebelumnya dalam satu perebutan bola Maitland-Niles kalah dan mendorong sang striker Belgia. Hazard tidak membuat kesalahan dalam menaklukkan kiper Petr Cech dan mengubah papan skor menjadi 3-0. Siapa yang sangka? Di akhir babak pertama skor 0-0 tapi kini hasil Chelsea vs Arsenal sudah 3-0!

Unai Emery dengan panik menarik keluar dua pemain sekaligus, Nacho Monreal dan Lucas Torreira, serta memasukkan Matteo Guendouzi dan Alex Iwobi. Pertaruhannya terbilang sukses. Hanya selang tiga menit sejak masuk, Alex Iwobi berhasil menembakkan satu meriam The Gunners. Skor berubah 3-1!

Tapi ketika semua orang merasa laga akan usai 3-1, Eden Hazard menambahkan satu gol lagi menjadi 4-1 dalam waktu semenit setelah gol Iwobi tadi. Kali ini Hazard menembak dari hasil assist Giroud. Ini merupakan gol ke-21 kalinya musim ini.

Ini merupakan kali pertama ada tim yang kebobolan empat gol sekaligus di ajang final Liga Europa atau UEFA Cup. Tak mengherankan jika Unai Emery akhirnya menarik keluar Mesut Ozil pada menit 78, serta digantikan Joseph Willock.

Sang pemain pengganti itu kemudian bermain satu-dua dengan Alexandre Lacazette. Namun bola operan sang pemain Prancis gagal dimanfaatkan dengan Willock melepaskan tendangan melebar dari sisi gawang.

Tak ada gol lagi. Hasil Chelsea vs Arsenal pada final Liga Europa hari Kamis (30/5) usai dengan skor 4-1. Seperti ramalan kami sebelumnya, ada banyak gol terjadi di final Liga Europa ini. Dengan hasil ini Lyon lolos langsung ke penyisihan grup Liga Champions, sementara PSV Eindhoven akan menjalani play-off untuk merebut satu tiket babak penyisihan grup UCL.

Susunan Pemain 

CHELSEA (4-3-3): Kepa Arrizabalaga; Cesar Azpilicueta, Andreas Christensen, David Luiz, Emerson; N’Golo Kante, Jorginho, Mateo Kovacic; Pedro, Olivier Giroud, Eden Hazard. Cadangan: Willy Caballero, Marcos Alonso, Gary Cahill, Davide Zappacosta, Gonzalo Higuain, Jamie Cumming, George McEachran, Ethan Ampadu, Willian, Ross Barkley.

ARSENAL (3-4-1-2): Petr Cech; Sokratis Papastathopoulos, Laurent Koscielny, Nacho Monreal; Ainsley Maitland-Niles, Lucas Torreira, Granit Xhaka, Sead Kolasinac; Mesut Ozil; Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette. Cadangan: Carl Jenkinson, Eddie Nketiah, Bernd Leno, Alex Iwobi, Mohamed Elneny, Matteo Guendouzi, Stephan Lichtsteiner, Dejan Iliev, Shkodran Mustafi, Bukayo Saka, Danny Welbeck, Joe Willock.