Site icon Gilabola.com

Hasil Coppa Italia: Roma Tersingkir Dramatis! Gol Telat Ilkhan Antar Il Toro ke Perempat Final

Hasil AS Roma vs Torino di Coppa Italia

Hasil AS Roma vs Torino di Coppa Italia

Gilabola.com – AS Roma tersingkir setelah kalah dramatis 2-3 dari Torino di babak 16 besar Coppa Italia, dalam laga penuh gol dan drama hingga menit akhir.

Roma harus mengakhiri langkah mereka di Coppa Italia setelah kalah dramatis 2-3 dari Torino pada babak 16 besar, dalam laga terbuka penuh jual beli serangan yang ditentukan oleh gol di menit terakhir.

Bermain di Olimpico, Roma sebenarnya sempat bangkit dua kali. Namun dua gol Che Adams dan satu gol telat Emirhan Ilkhan membuat Torino keluar sebagai pemenang dan berhak melaju ke perempat final Coppa Italia.

Babak Pertama Terbuka, Adams Buka Keunggulan

Gian Piero Gasperini melakukan rotasi besar-besaran pada laga tengah pekan ini. Zeki Celik dan Jan Ziolkowski dipasang di lini belakang, Bryan Cristante menggantikan Manu Kone di lini tengah, sementara trio Matias Soule, Stephan El Shaarawy, dan Leon Bailey mengisi lini depan.

Torino juga melakukan tiga perubahan dari laga Serie A sebelumnya, termasuk kembalinya Che Adams dan Giovanni Simeone sebagai starter.

Roma langsung tampil agresif. Niccolo Pisilli mencatatkan tembakan tepat sasaran di menit ketiga, namun berhasil digagalkan kiper Torino, Alberto Paleari. Peluang demi peluang tercipta dari kedua kubu dalam tempo cepat.

Che Adams sempat gagal memaksimalkan peluang satu lawan satu dengan Mile Svilar, sementara El Shaarawy juga menyia-nyiakan peluang emas setelah menerima umpan silang Devyne Rensch.

Gol pembuka akhirnya datang di menit ke-35. Adams melepaskan tembakan dari sisi kanan kotak penalti dari jarak sekitar 23 meter. Bola sempat mengenai Jan Ziolkowski sebelum bersarang di sudut bawah gawang Roma. Torino unggul 1-0 hingga turun minum.

Dampak Pergantian Pemain Gasperini

Gasperini merespons dengan memasukkan Evan Ndicka dan Mario Hermoso di awal babak kedua. Keputusan itu langsung membuahkan hasil.

Baru 30 detik babak kedua berjalan, Hermoso melakukan overlap dan menyelesaikan peluang di dalam kotak penalti dengan tenang, menyamakan skor menjadi 1-1.

Namun keunggulan moral Roma tak bertahan lama. Enam menit berselang, Che Adams kembali mencatatkan namanya di papan skor. Umpan silang Adrien Tameze yang terdefleksi jatuh ke kaki Nikola Vlasic, lalu disodorkan kepada Adams yang dengan mudah menaklukkan Svilar. Torino kembali memimpin 2-1.

Gol Debut Arena dan Petaka Menit Akhir

Tertinggal, Roma mulai memasukkan pemain inti. Paulo Dybala dan Manu Kone diturunkan, disusul debut sensasional Antonio Arena, pemain berusia 16 tahun.

Momen luar biasa terjadi saat Arena mencetak gol penyama kedudukan 2-2 melalui sundulan tajam — gol dari sentuhan pertamanya di sepak bola senior.

Hasil imbang itu seharusnya membawa laga ke adu penalti. Namun petaka datang di menit ke-90. Torino mendapat sepak pojok, Svilar gagal mengamankan bola dengan sempurna, dan Emirhan Ilkhan menyambar bola dari jarak dekat untuk memastikan kemenangan Torino 3-2.

Roma pun tersingkir di laga pertama mereka di Coppa Italia musim ini, sementara Torino akan menghadapi Inter Milan di babak perempat final pada awal Februari.

Sangat menyakitkan bagi Roma karena mereka menunjukkan karakter dan keberanian untuk bangkit, bahkan lewat pemain muda berusia 16 tahun. Tapi satu kesalahan di menit akhir cukup untuk menghapus semua perjuangan. Bagi Torino, kemenangan ini bukan hanya soal tiket perempat final, tetapi juga bukti bahwa konsistensi dan fokus hingga detik terakhir adalah modal utama di kompetisi gugur seperti Coppa Italia.

Exit mobile version