Hasil Dortmund vs Bayern Munchen: Kesalahan Marco Reus Bikin BVB Gagal Raih Gelar Juara Supercup ke-7

Gilabola.com – Satu gol hebat dari Marco Reus membuat Borussia Dortmund menipiskan skor, tapi satu kesalahan gagal merobek gawang Bayern Munchen pada menit 19 sebelumnya berdampak besar pada kegagalan BVB meraih gelar ke-7 DFL-Supercup, Rabu dinihari 18 Agustus 2021.

Pemain berusia 32 tahun, Reus, menembak dari luar kotak penalti untuk memanfaatkan bola liar yang terjadi pada menit 64, menipiskan skor menjadi 1-2. Namun Robert Lewandowski mencetak gol tambahan pada menit 74, memanfaatkan satu kesalahan pemain belakang BVB, guna menjauhkan jarak dan membawa Bayern Munchen meraih gelar juara Piala Super Jerman ke-9.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Pertandingan di Signal Iduna Park ini berlangsung kurang lebih seimbang dengan kedua tim menguasai si bundar sebanyak 50 persen, tapi BVB mencatatkan hanya tiga percobaan serangan dengan dua shots on goal. Satu menjadi gol. Bandingkanlah dengan Die Roten, yang mencatatkan enam percobaan serangan dan tiga tembakan tepat sasaran.

Pasukan Julian Nagelsmann sangat efisien, mencetak tiga gol dari tiga shots on goal! Hal ini menjadi kunci kemenangan Die Roten pada ajang DFL Supercup ini. Lewandowski membuka skor menit 41, disusul Thomas Mueller menit 50 dan digenapkan oleh sang striker Polandia itu jelang akhir, menit 74.

Bagi tim asal Bavaria, ini merupakan kemenangan ke-9 sepanjang sejarah pertarungan juara Bundesliga dan juara DFB-Pokal. BVB menjadi pesaing terdekatnya, dengan enam kali menjadi juara kompetisi ini dan lima kali runner-up.

Satu momen yang menentukan, yang seharusnya bisa menjadi pembeda adalah serangan Reus menit 19, saat ia berhasil berhadapan satu-lawan-satu dengan kiper Manuel Neuer, tapi gagal melewatkan si bundar dengan kiper senior itu menepis bola lambung yang dikirimkan mantan pemain Borussia Monchengladbach tersebut.

Tidak ada perubahan skor sampai peluit panjang, dengan para pemain Bayern Munchen berhasil menjaga secara ketat lini belakang mereka guna menghindari Dortmund bangkit kembali menjelang akhir.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO