Hasil Indonesia vs China 0-0 Hampir Saja Cakar Garuda Lukai si Naga

Hasil Indonesia vs China 0-0 Garuda Gagal Lukai si Naga Kuning

Hasil Indonesia vs China usai 0-0 pada Minggu (22/9) malam dengan cakar-cakar tajam Garuda hampir saja melukai si Naga.

Nyaris saja laga Indonesia vs China pada Minggu malam di Stadion Gelora Bung Karno usai dengan kemenangan Garuda Muda setelah tendangan Athallah Araihan menghantam tiang gawang si Naga pada akhir babak pertama. Sayang sekali gagal gol.

Pertandingan Indonesia vs China merupakan laga paling penting di Grup G Piala Asia U-16 karena kedua tim sama-sama menduduki dua posisi teratas grup dengan nilai sama, sembilan. Garuda Muda mencatatkan selisih gol 27-1 kalah dari selisih gol China 28-0.

Laga babak pertama Indonesia vs China, yang laporannya sudah kami publikasikan beberapa saat lalu, memperlihatkan laga seru dengan kedua tim silih berganti melakukan serangan. Meski postur tubuh anak-anak kita lebih kecil mungil daripada para pemain Naga Kuning tapi terbukti kita lebih berbahaya selama paruh pertama.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Garuda Muda menargetkan kemenangan karena kita kalah selisih gol dari skuad Naga Kuning. Hanya sebuah kemenangan atas China yang akan berhasil membawa kita lolos otomatis sebagai juara Grup G. Sebuah hasil imbang akan membawa raksasa Asia itu lolos ke putaran final bulan September 2020 sementara kita harus berusaha lolos sebagai satu dari empat tim urutan kedua terbaik dari 11 grup Piala Asia U-16 ini.

Indonesia Hampir Saja Unggul Melalui Araihan

Salah satu yang paling mencolok adalah Athallah Araihan hampir saja membikin gol pada menit 42 saat ia menerobos masuk ke dalam kotak penalti sisi kiri pertahanan China dan kemudian dari sudut yang sempat menembak. Bola menghantam tiang kanan gawang yang dijaga Li Hao. Bola muntah coba dikejar oleh pemain Indonesia tapi berhasil dibersihkan para pemain China sebelum melewati garis gawang.

Secara umum para pemain kita tidak kalah dari para pemain China meski kalah postur tinggi. Mengandalkan umpan-umpan pendek anak-anak Garuda Muda lebih gesit daripada para pemain lawan. Sayangnya banyak kali kita mengandalkan umpan-umpan lambung ke depan gawang lawan, yang pada akhirnya dengan mudah dibersihkan Naga Kuning yang lebih menjulang postur tubuhnya. Terbukti satu-satunya peluang emas Indonesia terjadi melalui aksi individual Araihan bahkan dari sudut yang sangat sempit. Hasil Indonesia vs China 0-0 pada akhir babak pertama.

Babak Kedua Indonesia vs China

Apa yang mencolok dari babak kedua pertandingan Piala Asia U-16 ini adalah peran Alexandro Felix. Tadi sepanjang babak pertama, terjadi setidaknya empat atau lima kali Marcelo-nya tim U-16 Indonesia ini melakukan intersepsi atau mencuri bola dari pemain China. Hal yang sama juga dilakukan pada awal babak kedua saat sebuah kesalahan umpan berujung pada serangan balik lawan di sisi kiri lapangan kita. Mendadak dari arah belakang Alexandro Felix mencuri bola lagi. Persis gaya yang sama seperti babak pertama. Dan hal yang sama dilakukannya pada menit 61, berujung sepak pojok.

Mendekati menit 70 tempo permainan sudah jauh menurun dengan pemain kedua kesebelasan terlihat kelelahan. Satu-dua pemain muda kita terlihat tergeletak dengan tenaga terkuras saat adrenalin tak lagi gencar mengalir di dalam darah. Serangan Indonesia berkurang ketajamannya selama babak kedua. Menit 75 Alexandro Felix meluncur sendirian di sisi kiri lini serang kita namun sayang bola serangannya terlalu cepat dan terlalu jauh. Gagal satu peluang terbaik kita di pertengahan babak kedua.

Hampir saja menjadi gol sundulan kepala Marselino pada menit 81 dari sebuah sepak pojok. Selisih beberapa detik sebelumnya Araihan menyepak di dalam kotak tapi berhasil diblokir pemain lawan. Selisih dua menit Raditya Rangga menyelamatkan gawang Made Kaicen, membuang bola hasil serangan oposisi dari hasil tendangan sudut.

Kelelahan semakin terlihat dalam delapan-sembilan menit akhir dengan para pemain Garuda Muda salah mengumpan, atau salah mengambil keputusan dengan para pemain tim kuning terlihat bernafsu memanfaatkan kesalahan-kesalahan pemain kita. namun pada menit 87 Faizal Shaifullah melakukan aksi individual memasuki kotak penalti lawan dan menembak mendatar tapi sayang sekali berhasil dihadang kiper Li Hao.

Wasit memberi waktu lima menit. Sangat berbahaya jika melihat kondisi stamina para pemain Indonesia yang kelelahan. Tidak ada gol meski ada injury time lima menit! Hasil Indonesia vs China usai 0-0. Dengan hasil ini maka Naga Kuning lolos otomatis ke putaran final Piala Asia U-16 tahun depan, sementara Indonesia masih harus melihat hasil dari 10 grup lain, berharap selisih gol mereka menjadi empat tim terbaik untuk lolos ke putaran final.

Starting XI Indonesia vs China

Indonesia (4-3-3): Made Kaicen; Aditya Rangga, Marcell Januar, Dimas Juliono, Alexandro Felix; Resa Aditya, Aditya Daffa, Marselino Ferdinan; Faizal Shaifullah, Athallah Araihan, Ruy Arianto.

China (4-4-2): Li Hao; Li Suda, Zhang Yixuan, Ailikuti Aishajiang, Xiang Rongjun; Zhang Wenxuan, Xu Bin, He Xiaoke; Li Ruichen, Maiwulang Mijiti, Fan Chao.