Hasil Islandia vs Turki: Ay-Yildizlilar Pulang Dengan Rasa Malu

Turki Datang dengan Dendam Membara, Pulang Dengan Rasa Malu

Gilabola.com – Hasil Islandia vs Turki hari Rabu (12/6) yang usai 2-1 memaksa Ay-Yildizlilar pulang dengan rasa malu melalui bandara yang sama.

Ay-Yildizlilar datang ke Stadion Laugardalsvöllur  dengan penuh semangat untuk mengobarkan “balas dendam di atas lapangan” usai diperlakukan secara kurang hormat oleh otoritas imigrasi dan bea cukai bandara Keflavik di Reykjavik, dua hari lalu.

Tekad mengalahkan timnas Islandia di atas lapangan sudah dikampanyekan oleh bukan hanya pelatih atau pemain Turki tapi bahkan juga oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan usai peristiwa kurang menyenangkan yang mereka alami hari Minggu.

Namun para pemain Islandia mengajari timnas Turki cara bermain bola secara benar dengan skor 2-1 hari Rabu (12/6). Padahal tuan rumah kalah dominasi bola dan hanya mengandalkan serangan balik. Tim biru berhasil melepaskan delapan tembakan on target meski hanya menguasai bola sebanyak 38 persen saja pada pertandingan tersebut. Bandingkanlah itu dengan serangan tim tamu yang hanya tiga on target meski mendominasi bola sampai 62%.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2020 di Stadion Laugardalsvöllur itu usai dalam 40 menit babak pertama setelah dua gol cepat dari Ragnar Sigurdsson pada menit 21 dan 32 dibalas oleh Dorukhan Tokoz jelang akhir paruh pertama laga. Tidak ada gol lagi terjadi pada babak kedua dan pertandingan usai dengan skor 2-1.

Hasil ini membawa Turki merosot ke urutan kedua klasemen Grup H setelah Prancis – yang mereka kalahkan dengan skor 2-0 beberapa hari silam – berhasil menang 4-0 di kandang Andorra pada matchday yang sama hari Rabu.

Pertarungan kedua tim pada hari Rabu antara Islandia vs Turki terjadi di tengah ketegangan antara kedua negara usai terjadinya perlakuan buruk terhadap Ay-Yıldızlılar pada saat kedatangan mereka di bandara Reykjavik pada Minggu malam. Para pemain diminta untuk menunggu berjam-jam selama proses keamanan yang sangat teliti, yang disebut oleh tim itu sebagai “penghinaan”.

Para pejabat dan politisi Turki, termasuk Presiden Recep Tayyip Erdogan, menyatakan ketidaksetujuan mereka atas perlakuan tidak hormat terhadap para pemain tim nasional. Kementerian Luar Negeri Turki juga mengeluarkan surat diplomatik ke Islandia yang mengutuk insiden itu melalui kedutaan Turki di Oslo.

Otoritas Islandia mengatakan pada hari Senin bahwa pihak berwenang Turki telat memberi informasi kepada rekan-rekan Islandia mereka. Info soal kedatangan para pemain timnas Bulan Sabit dan Bintang diberikan hanya selang beberapa jam saja sebelum landing.

Ofisial Islandia juga membantah adanya proses menunggu “berjam-jam” seperti yang diklaim oleh tim dan staf Ay-Yıldızlılar. Timnas Turki berhasil melewati keamanan bandara hanya dalam waktu satu jam dan 21 menit setelah pesawat mereka mendarat.

“Sayangnya, permintaan resmi untuk pemeriksaan keamanan jalur cepat dari Kedutaan Besar Turki di Oslo tidak diterima tepat waktu untuk diproses, karena dikirim hanya beberapa jam sebelum kedatangan tim di Keflavik. Dalam kasus apa pun, keistimewaan seperti itu biasanya hanya diberikan kepada pejabat senior pemerintah,” kata pemerintah Islandia. Jawaban itu hanya semakin menyakitkan para pemain timnas Turki saat mereka berjalan pulang melalui bandara yang sama guna kembali ke Istanbul usai kekalahan 2-1 hari Rabu.