Hasil Jerman vs Argentina 2-2, Albiceleste Bangkit Dari Defisit Dua Gol!

Hasil Jerman vs Argentina 2-2, Albiceleste Bangkit Dari Defisit Dua Gol!

Hasil Jerman vs Argentina usai 2-2 hari Kamis (10/10). Albiceleste memang gagal balas dendam tapi berhasil bangkit dari defisit dua gol!

Timnas Argentina yang turun tanpa Lionel Messi, tanpa Sergio Aguero, tanpa Angel di Maria masih gagal membalas dendam untuk musuh besar mereka, Jerman, yang menggagalkan mimpi terdekat Albiceleste untuk meraih trofi paling bergengsi Piala Dunia pada perhelatan tahun 2014 di Brasil. Dua gol dari Serge Gnabry dan Kai Havertz membawa tuan rumah unggul 2-0 pada akhir babak pertama di Westfalenstadion Dortmund, sebelum Lucas Alario dan Lucas Ocampos menyamakan skor 2-2.

Ini merupakan perjumpaan pertama kalinya dari kedua tim itu usai final Piala Dunia 2014 yang mematahkan hati setiap penggemar Argentina. Data memperlihatkan bahwa setiap kali Piala Dunia dilangsungkan di benua Amerika Selatan maka tim asal benua yang sama yang menjadi juara. Karena itu ketika final Piala Dunia itu dilangsungkan di Stadion Maracana Brasil pada 14 Juli 2014, hampir semua orang percaya bahwa Argentina-lah yang akan menjadi juara dunia. Namun Jerman berhasil menahan imbang skor tetap 0-0 sampai 90 menit dan memaksakan perpanjangan waktu 2×15 menit. Selisih tujuh menit saja jelang peluit panjang, Mario Goetze mencetak gol tunggal yang menghempaskan mimpi Lionel Messi meraih trofi satu-satunya yang belum kunjung diraihnya bersama timnas Argentina. Muka murung Lionel Messi selama penyerahan medali perak Piala Dunia 2014 merupakan momen yang sangat menyedihkan kala itu.

Argentina Dominan Tapi Jerman Unggul Shots On Goal

Argentina di bawah asuhan Lionel Scaloni tampil dominan selama babak pertama dengan 60 persen penguasaan atas bola. Tapi apa yang terjadi sungguh mengejutkan karena tak satu kali pun mereka berhasil mencatatkan tembakan tepat sasaran selama babak pertama. Hanya ada satu serangan berbahaya oleh Rodrigo De Paul yang melepaskan serangan jarak jauh dari jarak 25 meter pada menit 33 yang tak terjangkau kiper Barcelona Marc-Andre ter Stegen, namun beruntung masih menghantam mistar gawang sebelum dibersihkan.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Bandingkanlah itu dengan anak-anak Joachim Loew yang mengandalkan serangan balik dan mencatatkan tiga tembakan on target pada babak pertama, dengan dua menjadi gol oleh Serge Gnabry dan Kai Havertz, masing-masing pada menit 15 dan 22. Pada dua serangan itu peran besar bek kanan Lukas Klostermann tidak boleh dianggap remeh. Pada kesempatan pertama bek RB Leipzig itu merupakan pemain yang menggiring bola sampai ke garis akhir sebelum mengirimkan umpan tarik ke Serge Gnabry – yang 10 hari lalu mencetak empat gol ke gawang Tottenham Hotspur – kemudian melakukan dua gerakan kaki cepat untuk mencetak gol pertama Jerman.

Hanya selisih tujuh menit kemudian Gnabry yang berusia 24 tahun itu dan kelahiran Stuttgart menyumbangkan satu jasa lagi bagi Die Mannschaft. Dari sisi kanan lapangan bola dicuri dari kaki pemain Argentina dan diserahkan kepada bek Lukas Klostermann yang berlari kencang ke tengah dan sesaat sebelum memasuki kotak penalti menyerahkan si bundar ke arah Gnabry. Dengan perhitungan matang mantan pemain Arsenal yang dibuang di era Arsene Wenger itu mengumpan bola matang ke depan gawang. Pemain muda Kai Havertz yang masih berusia 20 tahun tinggal melakukan tugas sangat mudah membelokkan bola ke gawang kiper Porto, Agustin Marchesin. Tak ada gol lagi. Hasil Jerman vs Argentina 2-0 pada akhir babak pertama.

Jerman Turunkan Tempo pada Babak Kedua dan Kebobolan!

Tuan rumah menurunkan tempo permainan mereka setelah beberapa menit laga babak kedua di Westfalenstadion ini dimulai. Dan keputusan itu kemudian berdampak sangat besar karena timnas Jerman kemudian kebobolan satu gol balasan. Gol ini berawal dari sebuah umpan panjang Marcos Acuna dari sisi kiri lapangan ke dalam kotak penalti yang disundul dengan sudut yang tepat oleh Lucas Alario, menjebol gawang Marc-Andre ter Stegen.

Gol pada menit 66 ini memberi semangat besar bagi anak asuhan Lionel Scaloni. Dominasi bola Argentina memang menurun menjadi 54 persen sepanjang sisa babak kedua tapi mereka kemudian membahayakan gawang ter Stegen sebanyak empat kali selama 20 menit terakhir pertandingan. Para pemain muda Jerman terlihat gugup dan hampir saja kebobolan pada dua kesempatan di sekitar menit 78 dan 82. Kekacauan yang mendebarkan para pendukung Nationalelf sempat terjadi di depan gawang ter Stegen, beruntung tidak ada penyelesaian mematikan untuk dua peluang emas tersebut.

Argentina memperoleh balasannya pada menit 85 melalui Lucas Ocampos dengan para pemain belakang Jerman terlihat kacau balau dalam menghalau serangan anak-anak Albiceleste. Umpan berhasil sampai ke Ocampos yang menembak ke sudut tiang dekat untuk mengecoh kiper Barcelona Marc-Andre ter Stegen. Tidak ada gol lagi. Hasil Jerman vs Argentina usai 2-2. Tim tamu menunjukkan kekuatan mental untuk bangkit dari ketertinggalan dua gol dan menyamakan skor.

Starting XI Jerman vs Argentina

Jerman : Ter Stegen, Klostermann, Suele, Koch, Halstenberg, Can, Kimmich (c), Havertz, Gnabry, Waldschmidt, Brandt. Cadangan: Leno, Neuer, Amiri, Rudy, Guendogan, Reus, Serdar. 

Argentina : Marchesin, Foyth, Otamendi (c), Rojo, Tagliafico, Paredes, Pereyra, De Paul, A. Correa, Dybala, Lautaro Martinez. Cadangan: E. Martinez, Musso, Acuna, Kannemann, Pezzella, Saravia, Dominguez, Lamela, Ocampos, Rodriguez, Alario, Vargas.