Hasil Liga Europa: Napoli Urutan 20 Dikalahkan Tim Ranking 78 Granada

Gilabola.com – Gennaro Gattuso akan kembali menjadi sorotan setelah Napoli, tim asuhannya yang menduduki urutan 20 dalam daftar koefisien UEFA, kalah 2-0 di kandang Granada, tim ranking 78 di Eropa, pada leg pertama babak 32 besar Liga Europa, Jumat dinihari (19/2).

Ini merupakan hasil yang sedikit di luar dugaan dari leg pertama Europa League mereka, Jumat dinihari. Napoli dijagokan menang, namun dua serangan pada menit 19 dan 21 membalikkan semua prediksi. Granada kini dalam posisi lebih difavoritkan untuk lolos ke babak 16 besar usai leg kedua pekan depan di Italia.

Pertandingan berjalan dengan dominasi luar biasa oleh Partenopei, terutama pada babak kedua. Setelah unggul penguasaan bola 45:55 persen pada separuh pertama permainan, anak-anak Gennaro Gattuso menggenjot gas dan menaikkan tempo serta dominasi menjadi 35:64 saat mereka mencari gol penyama kedudukan.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Gattuso coba menyelamatkan timnya dengan memasukkan dua pemain berkaki segar, Piotr Zielinski dan Tiemoue Bakayoko pada awal dan pertengahan paruh kedua untuk masing-masing menggantikan Matteo Politano dan Stanislav Lobotka. Tapi tidak ada gol lagi. Victor Osimhen, striker asal Nigeria yang sebelum pertandingan dimulai mengatakan akan menirukan Kylian Mbappe dan Erling Haaland mencetak banyak gol, tampil melempem. Ia hampir saja mencetak gol dari sebuah peluang emas pada tiga menit jelang akhir pertandingan. Hasil Liga Europa di kandang Granada usai dengan kekalahan Napoli 2-0.

Gol Gol Granada ke Gawang Napoli

Gol pertama oleh Yangel Herrera berawal dari sebuah serangan perlahan, dengan Kenedy kemudian melepaskan sebuah umpan panjang melambung ke tiang jauh yang disundul oleh Herrera tanpa banyak kesulitan. Padahal ada 10 pemain Partenopei di sepertiga lapangan sendiri melawan hanya lima pemain Granada di dalam kotak penalti. Itu baru menit ke-19 sejak sepak mula.

Selang dua menit kemudian sebuah serangan Napoli dipatahkan dan bola dengan cepat dikirimkan ke Darwin Machis, yang menggiring bola secara cepat ke dekat zona bahaya tim tuan rumah, sebelum mengumpan ke Kenedy. Mantan pemain Chelsea asal Brasil itu melepaskan sepakan melengkung mendatar ke tiang jauh yang tak bisa dijangkau kiper Alex Meret.

Kemenangan tim asal Liga Spanyol itu tidak terlepas dari peran Diego Martinez. Pria berusia 40 tahun itu ditunjuk menjadi manajer tim asal Andalusia tersebut pada 14 Juni 2018, dan langsung sukses membawa Granada naik ke divisi teratas sepak bola Spanyol, La Liga, pada awal musim 2019/2020. Pada akhir musim itu, tahu gak apa yang berhasil dia lakukan? Lolos sampai ke semi final Copa del Rey dan finish pada urutan ketujuh klasemen Liga Spanyol.

Musim 2020/21, Granada sempat mengejutkan para pengamat sepak bola setelah memimpin klasemen La Liga pada urutan pertama dan kedua pada pekan kedua dan ketiga sejak musim dimulai, sebelum perlahan merosot ke papan tengah dan saat ini menduduki posisi 8 klasemen. Jadi sebenarnya kemenangan 2-0 atas Napoli pada Jumat dinihari (19/2) ini tidak terlalu mengejutkan. Mereka yang mengikuti perkembangan Nazaries sejak dua tahun lalu akan mengetahui bahwa mereka akan tampil mengejutkan di kompetisi Eropa.