Site icon Gilabola.com

Hasil MLS: Inter Miami Dibungkam LAFC 3-0, Lionel Messi Frustrasi Tanpa Sergio Busquets

Inter Miami vs LAFC - MLS 2026

Inter Miami memulai musim MLS dengan hasil mengecewakan setelah kalah 0-3 dari LAFC pada laga pembuka, Minggu pagi, di Los Angeles Memorial Coliseum. Kekalahan ini langsung menyoroti satu persoalan utama yang belum teratasi, yakni absennya Sergio Busquets yang telah pensiun.

Bermain di hadapan 75.673 penonton, yang menjadi jumlah penonton terbesar kedua sepanjang sejarah MLS dan yang tertinggi untuk pekan pembuka musim, tuan rumah tampil lebih siap. Pelatih baru LAFC, Marc Dos Santos, membuka era kepemimpinannya dengan kemenangan tegas atas juara bertahan MLS tersebut.

David Martinez membuka jalan bagi kemenangan Black and Gold. Nathan Ordaz dan Denis Bouanga kemudian menambah gol untuk memastikan keunggulan tiga gol tanpa balas. Skor akhir bahkan bisa saja lebih besar andai penyelesaian akhir LAFC lebih tajam.

Dampak Absennya Sergio Busquets

Laga ini menjadi pertandingan pertama Inter Miami tanpa Sergio Busquets sejak gelandang tersebut memutuskan pensiun. Ketidakhadirannya terasa jelas, terutama dalam mengatur tempo dan menjaga keseimbangan lini tengah.

Momen gol kedua LAFC yang dicetak Bouanga memperlihatkan celah tersebut. Tidak ada pemain yang turun cepat untuk mengorganisasi pertahanan. Situasi seperti ini sebelumnya menjadi ciri khas Busquets, yang dikenal piawai membaca permainan sekaligus mengalirkan bola secara cepat dan akurat ke area berbahaya untuk memulai serangan.

Rodrigo De Paul diproyeksikan mengisi peran penting itu. Namun, dengan sejumlah perubahan dalam komposisi skuad, proses adaptasi tampak belum berjalan mulus. Tercatat tiga starter di laga ini tidak memperkuat klub musim lalu, sehingga koordinasi antarlini masih membutuhkan waktu.

Messi Tampak Kesal

Lionel Messi menjalani malam yang relatif tenang dalam ukuran biasanya. Ia terlihat beberapa kali menunjukkan ekspresi frustrasi, terutama saat tim kesulitan membangun permainan dan menghadapi pendekatan fisik dari LAFC.

Kurangnya kohesi permainan membuat Inter Miami tidak mampu mengendalikan pertandingan seperti yang diharapkan. Padahal, status mereka sebagai salah satu favorit juara MLS Cup 2026 tetap melekat.

Di sisi lain, kemenangan ini memberi pesan awal dari LAFC bahwa mereka layak diperhitungkan dalam persaingan musim ini. Setidaknya pada pekan pertama, Black and Gold menunjukkan kesiapan yang lebih matang dibanding sang juara bertahan.

Exit mobile version