Herve Renard Berhenti Sebagai Pelatih Maroko

Herve Renard Berhenti Sebagai Pelatih Maroko
epa07688094 Morocco's head coach Herve Renard reacts during the 2019 Africa Cup of Nations (AFCON) group D soccer match between South Africa and Morocco at Al-Salam Stadium in Cairo, Egypt, 01 July 2019. EPA/KHALED ELFIQI

Gilabola.com – Herve Renard telah meninggalkan jabatannya sebagai pelatih Timnas Maroko setelah mereka tersingkir lebih awal di Piala Afrika 2019.

“Sudah waktunya bagi saya untuk menutup bab yang panjang dan indah ini dalam hidup saya, bukan tanpa emosi dan kesedihan, tetapi ini adalah keputusan yang tak terhindarkan yang dibuat sebelum Piala Africa 2019,” tulis pelatih asal Prancis berusia 50 tahun telah menjadi pelati Maroko sejak Februari 2016 di Twitter pada hari Minggu.

Maroko dilaporkan BBC adalah salah satu tim favorit pra-turnamen dengan Herve Renard berusaha untuk mengklaim gelar Piala Afrika ketiganya yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan tiga negara yang berbeda – setelah sukses dengan Zambia (2012) dan Pantai Gading (2015).

Tetapi setelah memenangkan semua pertandingan grup mereka tanpa kebobolan gol, Maroko tersingkir telah kalah lewat adu penalti di babak 16 besar melawan Benin.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Saya membuat keputusan itu setelah mempertimbangkannya dengan cermat. Terima kasih kepada para pemain, kepada staf, para penggemar, para jurnalis yang jujur ​​dan semua yang menunjukkan dukungan mereka,” tambahnya.

Piala Afrika 2019 tak sesuai harapan Herve Renard

Harapannya untuk memenangkan Piala Afrika 2019 ketiganya hancur di Mesir, dan Renard mengakui itu bukan hasil yang dia harapkan.

“Kami semua berharap yang lebih baik untuk Piala Afrika 2019 di Mesir. Tapi ini sepakbola – yang melahirkan harapan terliar (setelah tiga kemenangan di babak penyisihan grup untuk pertama kalinya di Piala Afrika untuk Maroko), dan membawa kami pada kenyataan, tersingkir dari turnamen yang terlalu cepat!”

Renard membawa Maroko ke Piala Dunia tahun lalu di Rusia di mana meski tersingkir di babak penyisihan grup, mereka meninggalkan kesan positif.

Dengan kepergiannya berarti tujuh pelatih dari 24 finalis kini telah meninggalkan pekerjaan mereka setelah Piala Afrika di Mesir, yang dimenangkan Aljazair dengan mengalahkan Senegal 1-0 di babak final di Kairo pada hari Sabtu.