Ian Wright: UEFA Tak Mampu Hentikan Rasisme

Ian Wright: UEFA Tak Mampu Hentikan Rasisme

Gilabola.com – Ian Wright kritik UEFA setelah pemain Timnas Inggris menjadi sasaran pelecehan rasis selama kualifikasi Euro 2020 melawan Bulgaria.

The Three Lions tampil impresif dalam kemenangan 6-0 di Sofia, tetapi pertandingan itu dinodai oleh aksi sorakan rasis dari para pengemar Bulgaria dan salam Nazi (Tanda hormat ala Nazi) di tribun penonton di Stadion Nasional Vasil Levski.

Wasit Ivan dua kali menghentikan pertandingan pada babak pertama 45 menit saat pengumunan terdengar dari pengeras suara stadion memperingatkan penggemar Bulgaria untuk menghentikan aksi rasis mereka.

Sebagian besar stadion telah ditutup setelah insiden rasis selama laga baru-baru ini antara skuad asuhan Krasimir Balakov dengan Kosovo dan Republik Ceko di Bulgaria. Mantan striker Timnas Inggris dan Arsenal Ian Wright sangat marah dengan ketidakmampuan UEFA untuk menangani rasisme dalam pertandingan.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Itu mengatakan semua yang perlu Anda ketahui tentang UEFA,” kata Wright pada liputan ITV Sport. “Kami sedang melihat stadion di mana setengahnya ditutup dengan spanduk, dan itu tidak menghasilkan apa-apa.”

“Sejauh itulah yang mereka (UEFA) lakukan untuk mengatasi rasisme di negara ini. Yang bisa kita lihat adalah ada orang-orang tertentu di sana yang tidak punya rasa hormat.”

“Pada akhirnya, itu menunjukkan ketidakmampuan UEFA. Yang mereka lakukan masih jauh dari cukup, dan saya sangat bangga bahwa kami (Timnas Inggris) melakukan apa yang kami lakukan saat ini.”

Wright menambahkan: “Apa yang harus Anda mengerti sekarang adalah Anda dapat merasa sakit secara fisik. Anda pernah berada di lapangan sepakbola, Anda tahu seperti apa rasanya dan Anda harus terus bermain dengan itu (mendapatkan pelecehan rasis).”

Ian Wright tahu seperti apa rasanya perlakuan rasis

“Tapi sekarang tidak, dan itu bagus. Ini hari yang menyenangkan, apa pun yang dikatakan orang. Ini hari yang mengerikan bagi orang-orang Bulgaria dan bagaimana mereka diwakili, tetapi ini adalah hari yang luar biasa sehubungan dengan upaya mengatasi rasisme.”

“Anda dapat melihat di tribun penonton dengan spanduk-spanduk itu, yang tidak berarti apa-apa. Apa yang kami lihat adalah sekumpulan penggemar yang tidak peduli dan mereka membutuhkan pendidikan.”

“Sebagai pemain kulit hitam, kami telah mendengar selama bertahun-tahun tentang pergi meninggalkan lapangan (karena mendapatkan pelecehan rasis). Itu adalah sesuatu yang tidak ingin Anda lakukan.”

“Anda membutuhkan pemain berkulit putih untuk melakukan itu untuk Anda, sehingga Anda bisa pergi bersama karena Anda adalah tim. Ketika itu bisa terjadi, dan Anda melihat betapa kuatnya itu, Anda bisa melakukan sesuatu.”