Indonesia Imbang 1-1 Lawan Iran Meski Kalah Segala-galanya

Indonesia Imbang 1-1 Lawan Iran Meski Kalah Segala-galanya

Indonesia imbang 1-1 lawan Iran pada laga persahabatan hari Rabu (13/11) di Bali meski sebenarnya Garuda Muda kalah segala-galanya.

Tim Indonesia U23 beruntung tidak kebobolan lebih dulu setelah tim negara Persia itu melepaskan tiga serangan berbahaya sekaligus selama 11-12 menit pertama laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Dua meleset ke sisi gawang dan satu tepat ke pelukan kiper Awan Setho. Dalam sebuah skema serangan balik, Garuda Muda malah mencetak gol lebih dulu melalui Muhammad Rafli. Namun Team Melli berhasil membalaskan satu gol pada pertengahan babak kedua. Indonesia imbang 1-1 lawan Iran.

Babak pertama laga persahabatan Indonesia U23 vs Iran U23 hari Rabu sore usai dengan skor 1-0 setelah Muhammd Rafli mencetak sebuah gol hebat pada menit kesembilan. Gol ini terjadi saat tim Garuda Muda tengah berada dalam tekanan. Kita kalah segalanya. kalah dominasi bola, kalah soal jumlah serangan, kalah tembakan on target. Tapi Indonesia malah unggul 1-0 atas Iran. Berawal dari sebuah umpan terobosan dari tengah ke sisi kiri lapangan, bola kemudian oleh Feby Eka diteruskan ke Rafli, yang tidak menemui kesulitan untuk membelokkan si bundar ke gawang Meraj Esmaeili.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Babak kedua dimulai dengan pola serupa, Iran dominan dalam penguasaan bola dan penguasaan lapangan tengah. Sebagaimana pada paruh pertama laga, para pemain kita yang mengenakan jersey merah-merah kesulitan untuk melakukan perebutan bola atau pun intersepsi setiap kali Team Melli menyerang.

Salah satu ciri permainan yang diperlihatkan anak-anak kita adalah terlalu mengalah melawan permainan dominan lawan. Hampir selalu kalah dalam perebutan bola dan membiarkan bola diambil saat berada dalam tekanan lawan. Hal ini sedikit berubah di babak kedua saat kita sedikit lebih ngotot dalam berbagai perebutan bola.

Iran dipilih dalam ajang laga persahabatan ini karena cara bermainnya mirip dengan Thailand dan Vietnam, yang akan menjadi lawan kita di ajang SEA Games. Pada drawing yang dilakukan beberapa waktu lalu, kita satu grup dengan dua raksasa Asia Tenggara tersebut, selain Singapura, Laos dan Brunei Darussalam. Timnas Indonesia akan bermain dua hari sekali melawan Thailand, dan kemudan berturut-turut melawan Singapura, Vietnam, Brunei Darussalam, dan Laos. Juara dan runner-up lolos ke semifinal pada 7 Desember dan final digelar pada 10 Desember 2019.

Dan setelah membanjiri setengah lapangan kita dengan berbagai serangan, Iran akhirnya berhasil menjebol gawang Awan Setho dengan satu serangan balik menit 69. Tiga lawan tiga dan bola dikirimkan dari sisi kiri lapangan, tinggal dicolek masuk ke dalam gawang Garuda Muda.

Setelah gol tersebut, para pemain kita terlihat sedikit down dan mengurangi tempo permainan serta kecepatan yang sempat muncul pada awal babak kedua ini. Satu peluang terbaik terjadi menit 76 saat Egy Maulana Vikri memperoleh bola silang tapi entah bagaimana bola luput dan gagal menjadi gol. Kita beruntung tak kebobolan gol lagi setelah ada dua peluang emas diperoleh tim lawan selama 10 menit terakhir. Hal ini mungkin disebabkan karena kita bertahan terlalu ke belakang usai gol balasan Iran tadi.

Sani Rizki Fauzi, pemain pengganti lainnya melepaskan tembakan berbahaya pada menit 85 tapi meleset dari sisi gawang Meraj Esmaeili, hanya berujung sepak pojok. Dari tendangan sudut setelahnya bola hampir saja melewati garis gawang tapi berhasil diselamatkan oleh kiper Iran.

Tak ada gol lagi meski pada menit pertama injury time Osvaldo Haay menerima bola dari umpan Egy Maulana Vikri, tapi entah gugup atau bagaimana ia tak berhasil mengendalikan bola di depan gawang lawan. Wasit meniup peluit panjang. Indonesia imbang 1-1 lawan Iran. Nantikan laga persahabatan kedua melawan tim yang sama tiga hari lagi, Sabtu (16/11) di Stadion Pakansari Bogor.

Starting XI Indonesia U23 vs Iran U23

Indonesia : Awan Setho; Asnawi Mangkualam, Andi Setyo, Bagas Adi Nugroho, Firza Andika; Feby Eka, Lutfi Kamal; Evan Dimas, Syahrian Abimanyu, Irkham Mila; Muhammad Rafli.

Iran : Meraj Esmaeili; Mohammad Mioslemipour, Aref Gholami, Aref Aghasi, Omid Nor Afkan; Mohammad Sharifi, Mohammad Mehdi, Reza Shekari; Amir Roustaei, Mehdi Ghayedi, Mohammad Reza Azadi.