Indonesia Terancam Akurasi Tendangan dan Keberanian Timor Leste

Indonesia Terancam Akurasi Tendangan dan Keberanian Timor Leste

Indonesia mulai terancam oleh akurasi tendangan dan keberanian Timnas Timor Leste jelang laga kedua tim di Piala AFF. Laga Timor Leste lawan Thailand sebelumnya bisa dijadikan bahan evaluasi bagi Indonesia.

Skuad Timor Leste memang yang akan segera menghadapi Timnas Indonesia. Mereka sudah dipermalukan skor ampun-ampunan 0-7 dari Thailand pada laga pertama Piala AFF 2018. Meski kalah, namun Timor Leste sanggup melakukan beberapa serangan yang bisa mengancam gawang Thailand.

Berkesempatan main di putaran final Piala AFF untuk kedua kalinya setelah tahun 2004 silam, tim yang satu ini harus tahan malu saat dihantam Thailand tujuh gol tanpa balas. Aderito Fernandes tak berdaya hentikan 7 gol lawan. Tercatat 6 gol milik Adisak Kraisorn, dan satu gol lain diproduksi oleh sosok Supachai Jaided.

Meskipun kalah telak, kubu Timor Leste tetap saja punya statistik akurasi tembakan mencapai 46 persen yang jelas berbahaya. Situs resmi kejuaraan Piala AFF kabarkan jika dari total 15 kali melepaskan bola, 7 bisa mengarah ke gawang, saat 5 lainnya melebar, dan 2 peluang sukses dihentikan kiper lawan.

Timnas Timor Leste tak berdaya lawan tim dengan pertahanan solid

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Thailand sendiri punya gaya permainan bertahan yang sangat solid. Kekompakan mereka berhasil membuat Timor Leste jadi lebih sering dipaksa melepas tembakan dari luar kotak penalti saja. Akurasi mereka diimbangi oleh pertahanan padu Thailand.

Tercatat dari 15 kesempatan tembakan ke arah gawang Thailand, hanya dua yang berasal dari dalam kotak penalti. Salah satu peluang di dalam kotak 16 Henrique Wilson Da Cruz Martins dapatkan saat Timor Leste lagi kalah 0-2.

Bukan hanya soal tembakan saja, Timor Leste sangat berani dan agresif dalam upaya mengancam gawang Thailand dengan terlihat 7 tendangan sudut. Dalam laga pertama, Timor Leste sanggup menguasai bola sebanyak 45 persen. Meski begitu tetap saja, tim bertahan yang kompak seperti Thailand yang bisa menundukkan keganasan Timor Leste. Apakah hal ini akan diterapkan Timnas Indonesia juga?