Indonesia vs Vietnam 0-3, Bisakah Kita Salahkan Wasit yang Tak Tegas?

Indonesia vs Vietnam 0-3, Bisakah Kita Salahkan Wasit yang Tak Tegas?

Indonesia vs Vietnam di final SEA Games 2019 usai dengan kekalahan 0-3. Lawan pakai permainan keras namun tak ada tindakan wasit.

Permainan keras Vietnam berhasil mencegah anak-anak Indonesia kita mengembangkan permainan pendek kaki-ke-kaki pada partai final SEA Games 2019 di Rizal Memorial Stadium. Sebagai hasilnya sejak awal babak kedua kita terpaksa memainkan sejumlah umpan panjang ke dalam kotak penalti lawan yang tidak efektif.

Pendekatan fisik yang sama terjadi lagi di awal babak kedua laga Indonesia vs Vietnam dengan setidaknya dua pelanggaran keras terhadap anak-anak Garuda Muda terjadi sebelum jam pertandingan memasuki menit 50. Beruntung satu di antaranya disemprit wasit. Belum ada serangan yang cukup berbahaya untuk dilaporkan. Indonesia yang mengenakan seragam merah-merah belum mampu masuk ke kotak penalti lawan. Dua kali serangan dari sayap kiri dipatahkan lawan dengan cara tiga pemain sekaligus mengurung satu pemain kita.

Evan Dimas Jadi Korban Permainan Keras Vietnam

Permainan dimulai dengan inisiatif oleh Garuda Muda. Baru menit kelima satu tendangan bebas oleh Zulfiandi berhasil on target dan memaksa kiper Nguyen Van Toan bekerja keras menepisnya. Tapi sejak saat itu permainan lebih banyak berkutat di bagian tengah lapangan.

Advertisement
NelayanBet
NelayanBet
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Dan benar saja, permainan keras tim lawan yang mengenakan seragam putih-putih memakan korban Evan Dimas pada menit 20. Adegan ulang di televisi memperlihatkan kakinya diinjak Doan Van Hau. Sayangnya adegan ini tak terlihat oleh wasit. Ia tak bisa bermain lagi. Pelatih Indra Sjafri segera memasukkan Syahrian Abimanyu setelah selama lima menit kita bermain dengan 10 orang saja. Lihat injakan kaki sadis pemain No 5 tersebut.

Sekitar lima menit kemudian setelah Abimanyu masuk, satu pelanggaran dilakukan timnas Vietnam. Satu pemain mereka menyikut Saddil Ramdani tapi wasit diam saja. Dan kemudian pada menit 41 kita kebobolan oleh gol tendangan bebas Hung Dung Do yang disambar sundulan kepala Doan Van Hau.

Babak Kedua Indonesia Kebobolan Satu Lagi

Pada menit 58 saat kita tengah berusaha menyamakan skor, Indonesia malah kebobolan satu gol lagi. Satu umpan lambung dari sisi kanan kotak diblokir satu pemain kita, tapi melambung secara liar dan disambar pemain No 18 Vietnam, Hung Dung Ho. Skor 0-2 untuk keunggulan Vietnam.

Trong Huang Nyuen kena kartu kuning menit 63 setelah menahan satu usaha dribbling bola yang dilakukan Osvaldo Haay. Setelah itu Menit 64 Muhammad Rafli masuk mengganikan Sani Rizki. Habis sudah peluang Sani mencetak gol seperti saat kita kalah 1-2 dari Vietnam di babak penyisihan grup. Ini merupakan pergantian ketiga dari Indonesia setelah di awal paruh kedua tadi Witan Sulaeman ditarik keluar, digantikan oleh Egy Maulana Vikri.

Menit 72 kita kebobolan untuk ketiga kalinya. Sudah hampir pasti ini akan menjadi kekalahan bagi Garuda Muda karena waktu sudah cukup sempit. Gol berawal dari sepakan tendangan bebas yang berhasil ditepis oleh kiper Nadeo Arga Winata, tapi malah mengarah ke depan Doan Van Hau, yang menghabisi si bundar dengan tendangan keras.

Menit 74 pemain Vietnam Ho Tan Tai lagi-lagi memamerkan sikutan ke dada Osvaldo Haay saat keduanya berebut bola jelang garis akhir lapangan. Anda sudah bisa menebak reaksi wasit, bukan?

Entah apa yang terjadi pelatih Vietnam, Park Hang-seo, dikenai kartu merah oleh wasit pada menit 75. Ia malah menantang berkelahi asisten keempat. Ini merupakan peristiwa kedua Hang-seo ini terlibat adegan semacam ini. Satu kali di laga kompetisi lain sekitar satu bulan lalu hal yang sama terulang. Saat itu ia menantang berkelahi asisten pelatih Thailand.

Peluang emas terbaik kita datang pada menit 80 saat Egy Maulana Vikri menyambar bola liar yang memantul di dalam kotak penalti lawan, setelah satu serangan sebelumnya diblokir kiper lawan. Pelatih Park Hang-seo tampak sangat khawatir dengan permainan pendek Indonesia yang berhasil masuk ke lini belakang lawan pada menit-menit akhir ini.

Kasihan juga pemain Vietnam No 8 itu. Siapa namanya? Ia menjadi korban kenakalan anak-anak kita tanpa bisa membalas. Sejak babak pertama mungkin ini kali ketiga ia dijatuhkan. Tidak ada gol lagi dengan dua menit extra time. Indonesia vs Vietnam usai 0-3. Kita kehilangan medali emas sepak bola SEA Games 2019.

Starting XI Indonesia vs Vietnam

Indonesia : Nadeo Arga Winata, Andy Setyo, Bagas Adi, Firza Andika, Asnawi Mangkualam Bahar, Zulfiandi, Evan Dimas Darmono, Sani Rizki, Witan Sulaeman, Saddil Ramdani, Osvaldo Haay.

Vietnam : Nguyen Van Toan, Huynh Tan Sinh, Ho Tan Tai, Doan Van Hau, Nguyen Trong Hoang, Ha Dua Chinh, Nguyen Hoang Duc, Do Hung Dung, Nguyen Thanh Chung, Nguyen Duc Chien, Nguyen Tien Linh.