Inilah Lawan Berat Liverpool di Piala Dunia Antarklub

Inilah Lawan Berat Liverpool di Piala Dunia Antarklub

Sudah tahu lawan berat Liverpool di Piala Dunia Antarklub? Salah satu dari dua raksasa Amerika Selatan ini akan coba jegal The Reds di final.

Pemain dan pendukung Liverpool akan mengamati dengan seksama final Copa Libertadores hari Minggu (24/11) dinihari antara Flamengo vs River Plate. Final satu leg di kota Lima, Peru itu akan menghasilkan calon lawan berat mereka di Piala Dunia Antarklub, tengah Desember nanti di Qatar.

Liverpool memulai turnamen Piala Dunia Antarklub itu dengan babak semi final. Calon lawan di semi final masih akan ditentukan antara pemenang juara AFC (yang masih akan diperebutkan hari Minggu nanti antara juara Jepang Urawa Red Diamonds vs Al-Hilal asal Arab Saudi) melawan Esperence de Tunis selaku juara Afrika. Dengan The Reds diperkirakan melewati babak semi final dengan mudah, mereka akan menemui salah satu dari Flamengo atau River Plate itu pada final tanggal 21 Desember.

Final Copa Libertadores berlangsung Minggu (24/11) di ibukota Peru, Lima. Ini mirip dengan final Liga Champions untuk konteks Eropa. Sang juara bertahan kompetisi klub-klub terbaik di Amerika Selatan itu, River Plate asal Argentina, akan menghadapi tantangan Flamingo asal Brasil.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Sebanyak 47 tim dari Argentina, Bolivia, Brasil, Chile, Kolombia, Ekuador, Paraguay, Peru, Uruguay dan Venezuela bertarung habis-habisan antara Januari dan November untuk mencapai final kompetisi klub paling bergengsi di Amerika Selatan tersebut.

River Plate Favorit Rebut Juara Copa Libertadores

River Plate, raksasa sepak bola Argentina, mengalahkan rival sengit Boca Juniors di partai semi final untuk lolos ke final dan berpeluang mempertahankan mahkota mereka di Estadio Monumental di ibu kota Peru, Lima. Lawan yang menanti mereka adalah klub Brasil Flamengo, yang memiliki dua top skor terbanyak kompetisi itu dalam diri Gabriel Barbosa (Gabigol) dan Bruno Henrique.

Apa yang baru pada final Copa Libertadores tahun ini adalah laga akan dilakukan satu kali saja. Musim lalu masih dua leg, pertama di kandang Boca Junior dan leg kedua di stadion milik River Plate. Namun leg kedua kemudian ditunda sebelum dipindahkan sejauh belasan ribu kilometer jauhnya ke ibukota Spanyol, Madrid, akibat kekacauan yang terjadi jelang leg kedua. Waktu itu bus para pemain Boca dihancurkan kaca-kacanya dan pecahannya melukai beberapa pemain. Kali ini pun lokasi final dipindahkan dari Chile ke Peru demi alasan keamanan.

River Plate berhasil mempertahankan piala Copa Libertadores maka ini merupakan kali pertama ada klub yang bisa merebutnya dua tahun berturut-turut sejak Boca Juniors melakukannya tahun 2001. Sementara itu Flamengo kurang difavoritkan kali ini karena terakhir kali mereka mencatatkan kemenangan di ajang Liga Champions-nya Amerika Selatan ini adalah pada tahun 1981, waktu masih memiliki bintang Zico.

Siapa pun yang akan menjadi juara hari Minggu (24/11) dinihari nanti, staf kepelatihan Liverpool akan sibuk membongkar rekaman videonya untuk mempelajari taktik yang dimainkan, sebelum kedua tim bertemu (jika segala sesuatunya berjalan baik sesuai skenario) pada final Piala Dunia Antarklub, 22 Desember mendatang.