Inter Menangi Derby Milano, Melaju ke Final dan Perlihatkan Keunggulan Mental Atas Rossoneri

Dua gol Lautaro Martinez dan satu dari Robin Gosens membawa Inter memenangi Derby Milano, Rabu (20/4), lolos ke final Coppa Italia dan sekaligus memperlihatkan bahwa mereka lebih unggul secara mental atas Rossoneri.

Laga di Stadio Giuseppe Meazza ini memang berlangsung di ajang Coppa Italia dan membawa Nerazzurri lolos ke final kompetisi ini, tapi kemenangan ini juga memberi tekanan psikologis atas AC Milan menjelang pekan-pekan terakhir kompetisi Serie A, saat pasukan Simone Inzaghi memiliki satu pertandingan lebih banyak di tangan dan satu posisi serta dua poin di bawah Rossoneri.

Pelatih kedua tim pasti membantah bahwa pertandingan Derby Milano di Coppa Italia ini akan berdampak pada performa kedua tim di Liga Italia jelang pekan-pekan terakhir musim. Tapi pada kenyataannya laga ini selalu sangat penting dan memberi dampak besar.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Lihat saja, usai derby pertama di bulan November 2021, berlangsung di ajang liga domestik, yang usai 1-1 namun Inter menampakkan keunggulan di atas lapangan, Nerazzurri mencatatkan tujuh kemenangan setelahnya.

Dan coba lihat usai derby pada Februari 2022 yang berakhir dengan skor 2-1 bagi keunggulan Milan, Samir Handanovic dan rekan-rekannya kemudian merosot untuk mencatatkan hanya satu kemenangan dalam enam laga berikutnya.

Jadi, derby ini sangat penting begi kedua tim. Secara psikologis. Masih ada sisa lima pertandingan bagi Il Diavolo yang memiliki 71 poin di puncak klasemen Serie A. Sementara bagi tim biru 69 poin dan enam laga lagi tersisa sampai akhir musim 2021/22.

Pertandingan semifinal Coppa Italia itu sendiri sebenarnya berada di bawah dominasi pasukan Stefano Pioli, terutama pada babak kedua saat mereka mencari gol balasan. Secara keseluruhan penguasaan bola berada di bawah Milan sampai 53%, demikian pun percobaan gol (10 banding 17), namun shots on target tak berbeda jauh (4 banding 6).

Ini akan menjadi final Coppa Italia pertama bagi Inter, dengan Nerazzurri belum pernah memenangkannya sejak terakhir kali terjadi pada tahun 2011, ketika mereka meraih treble di bawah Jose Mourinho. Sebaliknya, Rossoneri terakhir kali menang Coppa Italia pada tahun 2003. Lebih lama lagi.

Wasit yang memimpin pertandingan memberi tambahan injury time yang sangat murah hati, enam menit, tapi gagal dimanfaatkan oleh Il Diavolo, yang melihat gol oleh Ismael Bennacer dianulir akibat offside pada menit 66. Sang manajer melakukan lima perubahan di babak kedua guna mendapatkan momentum baru, tetapi skor tetap terjaga 3-0 sampai dua menit jelang peluit panjang ditiup.

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO
Berita SebelumnyaLiverpool Menang 4-0 vs Manchester United, Setan Merah Terancam Absen Kompetisi Eropa
Berita SelanjutnyaPendukung Liverpool Beri Tribute Bagi Bayi Ronaldo, Tepuk Tangan Pada Menit ke-7