Jadi Pelatih Wales, Ryan Giggs Minta Wejangan Sir Alex

Ryan Giggs mengaku bicara lebih dulu dengan mantan manajernya, Sir Alex Ferguson, sebelum jadi pelatih Timnas Wales.
Ryan Giggs mengaku bicara lebih dulu dengan mantan manajernya, Sir Alex Ferguson, sebelum jadi pelatih Timnas Wales.

Ryan Giggs mengaku minta wejangan lebih dulu ke Sir Alex Ferguson, sebelum ajukan diri sebagai pelatih Timnas Wales.

Mantan pemain sayap Manchester United itu telah resmi ditunjuk sebagai suksesor Chris Coleman di kursi kepelatihan The Dragons, Senin (15/01) petang WIB. Giggs sendiri pernah bertugas sebagai caretaker untuk empat pertandingan di Manchester United, saat David Moyes ditendang dari kursi manajer The Red Devils.

Saat Louis van Gaal tiba di Old Trafford, ia bertugas sebagai asisten manajer dan hengkang ketika Jose Mourinho ditunjuk sebagai penggantinya. Ryan Giggs pun sempat dikaitkan dengan Swansea City, tapi kalah dari Bob Bradley yang akhirnya ditunjuk sebagai juru taktik The Swans.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Kini, mantan kapten Timnas Wales itu akan bertugas melatih skuad negaranya, setelah sekian lama diincar Federasi Sepakbola Wales (FAW).

Dalam konferensi pers setelah penunjukan, Giggs mengaku sempat minta petuah dari Sir Alex Ferguson, manajer yang melatihnya selama 23 tahun di United. “Akan bodoh jika tidak [minta nasihat]. Dia salah satu manajer terbaik sepanjang masa. Saya sempat bicara dengannya, tapi saya ingin menjadi manajer [dengan ciri] sendiri,” ujar Giggs.

Penunjukan Giggs ini menimbulkan banyak reaksi dari publik Wales. Pasalnya, ketika masih menjadi pemain, Giggs kerap merecoki pemilihan skuad dan mangkir dari tugas laga persahabatan.

“Saya tidak memiliki jejaring sosial karena alasan itu. Tapi saya sadar kritikan akan datang dan saya hanya akan sepenuhnya fokus ke pekerjaan,” tambahnya.

“Indahnya sepakbola adalah, semua orang mempunyai opininya masing-masing, dan Anda harus menerimanya. Saya pernah lakukan itu saat masih aktif bermain dan saya akan bekerja keras untuk hasilkan tim juara,” tegas Giggs.

“Sudah sering diucapkan bahwa memiliki karir yang baik sebagai pemain, bukan berarti Anda akan menjadi manajer yang baik pula. Tapi saya akan melakukan apa yang pernah saya lakukan sebagai pemain,” ujarnya.

“Siapa yang tidak bisa melupakan [turnamen] Euro? Sebagai orang Wales saya bangga bisa melihat timnas di Perancis [masuk ke semi final]. Saya ingin menuntun timnas kembali ke posisi itu. Kita layak untuk berada di babak seperti itu,” tandas Giggs.