Jadi Pemain Terbaik, Valverde Minta Maaf ke Morata

Tackle Valverde Terhadap Morata

Gilabola.com – Federico Valverde terpilih sebagai pemain terbaik pada final Supercopa Spanyol tetapi dia tidak lupa meminta maaf pada Alvaro Morata.

Gelandang muda Real Madrid itu bermain sangat bagus dan mampu mendapatkan gelar MVP pada partai sengit melawan Atletico Madrid tersebut. Walaupun harus mendapatkan kartu merah pada extra time, Valverde ternyata tetap didapuk sebagi yang terbaik.

Akan tetapi gelandang muda Madrid tersebut tetap merasa ‘bersalah’ atas kartu merah yang didapatnya dengan jalan menjatuhkan Morata. Mengerti bahwa yang dilakukannya bukanlah hal yang baik, Valverde meminta maaf kepada striker timnas Spanyol tersebut.

“Saya meminta maaf kepada Alvaro Morata. Saya tau apa yang saya lakukan tidak baik, akan tetapi saat itu saya tidak memiliki pilihan lain, “sahut Valverde.

Advertisement
advertisement
advertisement
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Pertandingan Super Copa antara Real melawan Atletico Madrid tersebut memang berlangsung sangat sengit hingga kedua tim harus terus berjuang hingga extra time. Di dalam babak 2×15 itu ada saat dimana Morata mendapat peluang untuk mencetak gol, sebelum dihadang oleh takling dari Valverde.

Karena melakukan pelanggaran yang dianggap mengalangi lawan yang punya peluang mencetak gol, gelandang muda madrid akhirnya di kartu merah. Akan tetapi kejadian itu ternyata berperan dalam kesuksesan Los Blancos memenangkan partai tersebut.

Madrid akhirnya mengalakan Atleti 4-1 melalui proses adu penalti yang mungkin tidak akan terjadi jika Morata bisa lepas dan mencetak gol. Hal tersebut membuat aksi dari Valverde bahkan dipuji oleh pelatih Los Rojiblancos, Diego Simeone.

“Kejadian paling penting di pertandingan tadi adalah aksi dari Valverde. Aksinya tersebut membuat kami kehilangan peluang mencetak gol yang mungkin akan menentukan hasil pertandingan,” ucap Simeone kepada awak media.

Pelatih kontroversial tersebut bahkan memberi semangat pada Valverde setelah mendapatkan kartu merah tersebut.

“Hal tersebut adalah kejadian paling penting dalam pertandingan tadi dan saya sampaikan padanya (Valverde) untuk tidak perlu khawatir, karena semua orang pasti akan melakukan hal yang sama pada posisi tersebut. Saya juga akan melakukan hal yang serupa.”

Kemenangan Madrid di piala super copa tersebut memang terasa lebih spesial karena mengalakan rival sekota mereka, walaupun hanya melalui adu penalti. Trofi ini juga menandai sukses ke sembilan Zinedine Zidane dalam partai final dari sembilan kali kesempatan.