Jerman Antusias Ketemu Inggris, Punya Rekor Pertemuan Mentereng vs Three Lions

Gilabola.com – Jerman merupakan tim yang paling sering dihadapi Inggris di turnamen besar dan kini kedua negara kembali dipertemukan di babak 16 besar Kejuaraan Eropa musim panas ini.

Duo pemain Jerman Joshua Kimmich dan Manuel Neuer merasa antusias jelang pertemuan Jerman vs Inggris di babak 16 besar Euro 2020 dengan Der Panzer memiliki rekor pertemuan yang sangat baik melawan The Three Lions.

Die Mannschaft akhirnya berhasil lolos ke babak fase gugur Euro 2020 usai bermain imbang 2-2 melawan Hungaria di laga terakhir penyisihan grup, finish sebagai runner up di Grup F dengan empat poin, hanya satu poin di belakang Prancis.

Advertisement

Di babak selanjutnya Jerman akan dipertemukan dengan juara grup D Inggris dengan pertandingan akan digelar di Stadion Wembley pada Selasa (29/6) malam WIB, dengan skuad asuhan Gareth Southgate tak terkalahkan dan belum pernah kebobolan sekalipun di penyisihan grup mereka.

“Luar biasa. Tidak ada permainan yang lebih baik. Kami telah melihat tiga pertandingan berbeda sekarang, dan kami pasti punya ruang untuk perbaikan. Kami ingin menunjukkan itu di Wembley,” kata Joshua Kimmich jelang pertemuan timnya melawan skuad asuhan Gareth Southgate.

“Kami lega bisa lolos sebagai runner-up grup, tentu saja itu menegangkan,” tambah Manuel Neuer.  “Inggris akan menjadi pertandingan yang sama sekali berbeda. Kami ingin melangkah lebih jauh dan Wembley cocok untuk kami.”

Jerman merupakan tim yang paling sering dijumpai Inggris di turnamen besar setelah saling berhadapan delapan kali di Piala Dunia dan Kejuaraan Eropa sebelumnya, dan Der Panzer punya rekor yang sangat mentereng melawan The Three Lions.

Terakhir kali Inggris bisa mengalahkan Jerman di babak fase gugur turnamen besar adalah di final Piala Dunia 1966, ketika The Three Lions mengalahkan Jerman Barat 4-2 dan menjadi satu-satunya gelar juara dunia mereka. Selanjutnya Der Panzer kemudian menyingkirkan Inggris di Piala Dunia 1970, Piala Dunia 1990, Euro 1996 dan Piala Dunia 2010.