Jose Mourinho Yakin Rivalitas Lawan Guardiola Sudah Berakhir

Jose Mourinho

Jose Mourinho mengaku tidak memiliki masalah dengan Josep Guardiola meski sama-sama menangani dua klub yang memiliki aroma rivalitas.

Sebelumnya kedua manajer kawakan tersebut menjadi sosok yang diperbincangkan tiap kali FC Barcelona bersua Real Madrid.

Rivalitas kedua manajer tersebut muncul bersamaan dengan penunjukan Mourinho sebagai pelatih Los Blancos pada 2010 silam.

Tentu saja persaingan kedua pelatih ini sempat membuat heran, sebab baik Guardiola dan Mourinho sempat akrab kala keduanya masih berada di Camp Nou, sebagai pemain dan asisten pelatih Louis van Gaal.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Bukan hanya karena kedua kesebelasan sudah lebih dulu memiliki persaingan yang sengit, namun kabarnya Mourinho memiliki rasa dendam kepada Guardiola karena ditunjuk sebagai pelatih Barcelona di 2008, padahal dirinya juga diwawancarai oleh petinggi Blaugrana kala itu.

Bagi pria asal Portugal itu, persaingan di Liga Inggris tidak seperti di Spanyol sehingga tidak mungkin kedua manajer tersebut kembali bersitegang seperti di Spanyol.

Rivalitas Madrid dan Barca membuat perselisihan tersebut memungkinkan untuk muncul karena sama-sama memiliki skuat yang kompetitif.

Menurut Mourinho, tiga tahun karirnya menjadi juru taktik di Santiago Bernabeu, tiga tahun pula media-media memberitakan keduanya, baik di level Liga Spanyol, Liga Champions, final Copa del Rey atau Piala Super Spanyol.

Namun kala kabar Guardiola menangani Manchester City muncul, Mourinho yakin persaingan keduanya tidak akan seperti di Spanyol dahulu karena liganya sama sekali berbeda.

Mourinho pun berkata bahwa perselisihan tersebut muncul karena sikap keduanya, yang sama-sama ingin mendominasi satu sama lain.

Akan tetapi Ia membantah rivalitas tersebut sampai ke ranah pribadi sebab segalanya hanya tentang persaingan Madrid kontra Barca.

Ia pun mengakui bahwa dirinya ditugasi untuk menghentikan dominasi Barcelona yang kala itu berada di posis puncak bersama Guardiola.