Juanfran Tidak Dihantui Kegagalan di Final Liga Champions

Juanfran mengaku tidak akan kapok menjadi eksekutor penalti di laga final Liga Europa nanti, walau pernah gagal pada final Liga Champions dahulu.
Berita Terkini - Juanfran mengaku tidak akan kapok menjadi eksekutor penalti di laga final Liga Europa nanti, walau pernah gagal pada final Liga Champions dahulu.

Gilabola.com – Juanfran mengaku tidak akan kapok menjadi eksekutor penalti di laga final Liga Europa nanti, walau pernah gagal pada final Liga Champions dahulu.

Atletico Madrid dipastikan akan bersua Marseille di Lyon, Kamis besok, untuk melakoni babak final Liga Europa setelah menyingkirkan Lokomotiv Moscow, Sporting CP dan Arsenal di babak knock-out.

Ini menjadi final Liga Europa kedua bagi Diego Simeone, setelah kesuksesan di musim 2011/12 kala menundukkan tim sesama Spanyol, Athletic Bilbao.

Namun kesuksesan di Liga Europa dahulu harus diikuti dengan kegagalan di dua final Liga Champions dalam rentang waktu tiga musim, oleh tim yang sama, yaitu Real Madrid.

Advertisement
Pulsa Gratis
Pulsa Gratis
RatuCasino77
RatuCasino77

Di final kedua, yang dilangsungkan di San Siro, Los Rojiblancos mampu mengimbangi sang tetangga, setelah gol Sergio Ramos mampu disamakan oleh Yannick Carrasco.

Laga pun harus ditentukan melalui adu penalti setelah sama kuat selama 120 menit dan kala itu Juanfran gagal mengeksekusi tendangan dari titik putih.

Berbicara jelang final Liga Europa, pesepak bola berusia 33 tahun ini mengaku tidak takut hal serupa terjadi lagi nanti.

“Jika pelatih menyuruh saya jadi eksekutor, saya akan melaksanakannya. Saya tidak akan takut,” ujar Juanfran seperti dikutip dari Marca.

“Saya sudah dua kali mengambil tendangan penalti bagi Atletico. Yang melawan PSV berbuah gol dan itu menjadi sebuah kebahagiaan, dan di final [melawan Real Madrid] tendangan saya membentur tiang gawang dan tidak berjalan sesuai keinginan. Tapi saya tidak merasa takut akan apapun jika saya harus mengambilnya.”

“Kala itu [versus Madrid] saya harus menjadi salah satu eksekutor dan seperti itu terjadinya. Ada banyak keputusan yang harus dibuat dalam hidup dan saya selalu melangkah ke depan. Saya tidak mempunyai masalah.”

“Tapi kami tidak kalah di final Liga Champions hanya karena tendangan penalti saya yang gagal saja.”