Jude Bellingham Bersinar Sejak Tolak Manchester United, Hingga Merambah Tim Senior Inggris

Gilabola.com – Jude Bellingham terus bersinar sejak gabung Borussia Dortmund, hingga Gareth Southgate memanggilnya ke tim senior Inggris di jeda internasional bulan ini.

Melesatnya karir pemain 17 tahun itu langsung muncul tak lama setelah ia putuskan untuk menolak Manchester United, dan tunjukkan kecepatannya dalam berlari dari lini tengah skuad Lucien Favre.

Hingga akhirnya, Bellingham secara mengejutkan dipanggil ke timnas senior Inggris, untuk pertama kalinya, setelah cedera yang dialami Trent Alexander-Arnold dan James Ward-Prowse. Pemanggilan inipun melengkapi perjalanan karirnya yang gemilang, menyusul kedatangannya dari Birmingham City ke Dortmund tahun ini.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Jude Bellingham sempat menjadi incaran United, Real Madrid dan Barcelona, tapi memilih untuk membela Dortmund yang sudah diperkuat Jadon Sancho – bintang The Three Lions lainnya yang juga bersinar di Bundesliga.

Pemecah Rekor

Bellingham sebenarnya baru memulai debutnya di Birmingham pada musim lalu, saat usianya masih 16 tahun 38 hari, dalam sebuah pertandingan Piala Liga melawan Portsmouth, dan menjadi pemain termuda the Blues.

Teknik permainannya yang menawan, yang telah membuatnya dibandingkan dengan Dele Alli, membuat wonderkid yang satu ini dikaitkan dengan transfer ke Manchester United – yang sayangnya tawarannya telah ditolak Bellingham.

Beberapa tim raksasa Eropa juga mengelilinginya, dan menjanjikan pada Jude Bellingham yang hanya menerima bayaran 145 Poundsterling (Rp 2,7 Juta) dalam sepekan itu akan menjadi pemain muda dengan bayaran tertinggi di dunia sepak bola.

Namun, pemain muda yang satu ini selalu mendapat arahan dari sang ayah dalam menjalankan karirnya. Ayahnya, Mark, seorang sersan di Kepolisian West Midlands, juga pernah menjadi pemain sepak bola non-liga yang cukup produktif. Ia sudah tampil dalam lebih dari 700 pertandingan bersama sejumlah tim, seperti Stourbridge, Leamington, Bromsgrove dan Halesowen.

Jude bersama ayah, ibu dan adiknya.

“Jika saya bisa mendekati itu, saya akan jalani karir yang hebat. Saya akan mencoba lakukan yang terbaik!”, tandas Bellingham saat ia membandingkan pencapaiannya dengan apa yang pernah diraih sang ayah, seperti dilansir The Sun.

“Ibu, ayah, saudara laki-laki, kakek-nenek saya – mereka menjadi alasan bagi saya berada di sini (Borussia Dortmund) hari ini, karena semua pengorbanan yang telah mereka lakukan untuk saya,” tambah Jude Bellingham.

Kalahkan Legenda Birmingham Trevor Francis

Legenda Birmingham City, Trevor Francis, pemain termuda the Blues sebelumnya,  sedang menonton cucunya berlaga untuk akademi klub itu, saat dia pertama kali mendengar kabar soal Bellingham.

Ada kasak-kusuk mengenai pemain muda yang satu itu selama beberapa saat, dan Francis bertanya kepada sejumlah orang, ‘Siapa dia? Mereka bilang dia bisa mengalahkan rekor saya’.

Musim lalu Bellingham juga telah memecahkan rekor Francis, yakni pada usia 16 tahun 63 hari, saat ia sukses membawa Birmingham menang dan mengandaskan Stoke.

Itu berarti, Jude Bellingham akan mengalahkan rekor Francis untuk kedua kalinya dalam waktu satu bulan, setelah usianya mengijinkan ia memulai debutnya melawan Pompey.

“Orang seperti dia yang sangat ingin saya kalahkan rekornya, atau melihat seberapa dekat saya bisa memecahkannya jika saya bisa, karena saya tahu bagaimana luar biasanya permainan Trevor Francis,” ujar Jude Bellingham.

Tampil sangat mengesankan di Birmingham, Bellingham sudah tunjukkan permainannya dalam 44 pertandingannya di semua kompetisi.

Penuhi Panggilan Jerman

Harus diakui, Bellingham akan jalani hal-hal yang lebih besar dan lebih baik setelah ia menjadi bintang di klub Championship itu, pada usia muda yang sangat berharga. Tapi harus diakui kepindahan ke Borussia Dortmund sangat mengejutkan, mengingat klub seperti apa yang ingin mendapatkannya saat itu.

Apalagi, Jude Bellingham sempat berkunjung ke Manchester United, untuk bertemu dengan Sir Alex Ferguson – yang mengatur pertemuan itu, dan berharap bisa membantu mendorong kesepakatan dengan pemain muda tersebut.

Namun, setelah melihat bagaimana rekan setimnya di Inggris, Sancho, menjadi makmur setelah tinggalkan Manchester City, Bellingham pun tertarik ke Dortmund. Ia terbang ke Jerman di bulan Juli 2020, untuk teken kesepakatan senilai 30 Juta Pounds – bayaran tertinggi untuk seorang pemain berusia 17 tahun.

“Saya sangat senang bisa bergabung dengan salah satu klub terbesar Eropa. Arah yang mereka tuju dan seberapa banyak mereka senang membina serta meningkatkan pemain muda, membuat saya bisa dengan muda memutuskan pilihn terbaik bagi saya dan keluarga saya,” ungkapnya.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO