Jurgen Klopp Mau Pegang Timnas Jerman, Tapi Nanti

Berita Bola, Jurgen Klopp, Timnas Jerman
Berita Bola - Jurgen Klopp tak keberatan untuk mengasuh Timnas Jerman, tapi suatu hari nanti..

Berita Bola – Jurgen Klopp bersedia mengambil alih kursi kepelatihan Timnas Jerman, tapi nanti. Saat ini, ia masih ingin fokus ke Liverpool.

Die Mannschaft harus pulang secara memalukan usai tersingkir di fase grup Piala Dunia 2018 di Rusia, dengan hanya kumpulkan satu kali kemenangan, yaitu saat hadapi Swedia.

Ketersingkiran itu merupakan yang pertama kalinya sejak 1938, sehingga masyarakat meminta adanya perombakan dalam struktur Federasi Sepakbola Jerman (DFB).

Nama-nama seperti Mesut Ozil dan Mario Gomes pun putuskan untuk tidak lagi bermain di kancah internasional usai kegagalan tersebut.

BACA :  Thierry Henry Awali Karirnya di Monaco dengan Kekecewaan

Khusus untuk Ozil, pengunduran dirinya dari Timnas Jerman menjadi polemik tersendiri, sebab ia merasa dijadikan kambing hitam terkait foto kontroversial bersama Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Walau demikian, sampat saat ini Joachim Loew masih dipercaya sebagai juru taktik, meski pemilihan skuad untuk terbang ke Rusia dan keengganannya memboyong pemain-pemain muda menjadi sasaran kritik.

BACA :  Jadwal Bola Malam Ini - Siaran Langsung Live TV

Salah satu pelatih yang sempat disebut-sebut akan sebagai suksesor Loew adalah Jurgen Klopp. Tapi ia hanya ingin melatih negaranya suatu saat nanti, bukan saat ini.

“Jika saya ditanya [kesediaan melatih timnas] dan saya berstatus pengangguran, maka saya akan mempertimbangkannya,” ujar eks juru taktik Mainz 05 dan Borussia Dortmund ini pada Welt am Sonntag.

“Namun apakah saya memikirkannya saat ini, kala saya masih terikat di Liverpool untuk empat tahun mendatang dan hanya karena Jerman melakoni Piala Dunia yang buruk? Tidak. Saya tidak tersedia,” tambahnya.

BACA :  Hasil Bola Tadi Malam Selengkapnya

Saat ini, The Reds sedang mengincar posisi yang lebih baik dibanding musim sebelumnya, saat duduk di peringkat keempat klasemen akhir Liga Inggris dan menjadi finalis Liga Champions.