Juventus Akui Satu Kelemahan Mereka Usai Dipermalukan Atalanta

Juventus Akui Satu Kelemahan Mereka Usai Dipermalukan Atalanta

Juventus dengan jujur akhirnya mengakui satu kelemahan utama mereka usai dipermalukan Atalanta skor telak 3-0. Diunggulkan menang di laga Coppa Italia lawan Atalanta, Cristiano Ronaldo cs malah kalah skor besar.

Massimiliano Allegri tetap sportif memberikan selamat kepada Atalanta atas kemenangan 3-0 mereka di Coppa Italia. Pada kesempatan yang sama, pelatih Juventus itu mengakui jika duel udara adalah kelemahan Juventus.

Ia sempat alami insiden saat menandai pertandingan ke-250 di bangku cadangan Juve. Dirinya ia dikeluarkan dari lapangan karena berdebat sengit. “Mereka benar mengirim saya ke bangku cadangan, karena saya kehilangan kesabaran pada saat itu,” ujar Allegri kepada Rai Sport.

David Zapata juga membuktikan jika dirinya layak disebut sebagai rival baru Cristiano Ronaldo di Serie A. Terbukti jika sang pemain sanggup mempecundangi CR7 dalam laga tersebut.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Kekalahan 3-0 datang hanya beberapa hari setelah Juve berjuang untuk meraih kemenangan 2-1 saat tandang ke Lazio di Serie A. “Hasil ini bertahan untuk sementara waktu, kami lemah di duel udara. Kami memiliki pemain yang kembali dari cedera, yang lain keluar. Anda dapat memulihkan satu atau dua game dari situasi negatif, tetapi pada akhirnya Anda akan kalah.”

Juventus kelelahan saat lawan Atalanta

“Tidak ada yang dramatis, karena itu hanya hari libur. Atalanta sepenuhnya layak untuk dilalui dan memiliki lebih banyak semangat tentang mereka. Sangat mengecewakan bagi kami untuk keluar, tetapi itu gila untuk berpikir Juventus bisa memenangkan setiap pertandingan musim ini. Kami benar-benar memberikan beberapa gol malam ini.”

“Saya tidak melihatnya sebagai alarm untuk dikhawatirkan, karena tidak mungkin memenangkan setiap pertandingan. Kami ingin memenangkan Coppa Italia untuk kelima kalinya berturut-turut, tetapi Atalanta sangat fisik dan agresif, jadi selamat untuk mereka.”

“Saya pikir pelajaran seperti ini dapat bermanfaat bagi tim. Musim lalu, kami bermain imbang dengan Crotone dengan perjuangan nyata dan kemudian jatuh ke Napoli. Anda menyelamatkan satu, Anda menyelamatkan dua, Anda akan jatuh pada akhirnya.”

“Kami kehabisan tenaga setelah jangka panjang yang sukses. Kami mendapat Parma pada hari Sabtu dan mereka juga sangat kuat dalam serangan balik. Mario Mandzukic akan kembali pada hari Sabtu, Sami Khedira dan Miralem Pjanic kembali malam ini. Ada orang-orang yang membuat kami bertahan sejauh ini,” pungkasnya.