Kalah Dua Kali Beruntun, Manajer Napoli Ngambek, Ogah Salami Pelatih Spartak Moscow

Sudah lihat adegan viral tadi malam? Manajer Napoli menolak menjulurkan tangannya kepada pelatih Spartak Moscow yang berhasil mengalahkannya dua kali beruntun pada penyisihan Grup C Liga Europa, sekaligus membahayakan nasib Partenopei.

Ini merupakan sebuah adegan yang lucu, terutama sekali reaksi dari sang pelatih tim Rusia itu, Rui Vitoria, mengangguk-angguk saat menyadari rupanya dua kekalahan yang diderita Luciano Spalletti sangat menyakiti hatinya.

Napoli kalah dari Spartak pada pertemuan pertama kedua tim akhir September lalu di Naples dengan skor 2-3. Tadi malam dalam laga kebalikannya di Rusia, anak buahnya gagal membalaskan dendam dan kalah lagi 2-1 berkat dua gol dari Alexander Sobolev, pemain Rusia berusia 24 tahun yang juga menyumbangkan satu assist dalam kekalahan Partenopei sebelum ini.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Ini merupakan kekalahan kedua berturut-turut dari sang maestro Italia itu di semua kompetisi setelah ditaklukkan Inter 3-2 pada laga terbarunya di ajang Serie A, tiga hari silam, membuat manajer 62 tahun itu berada di bawah tekanan besar dan rupanya ini membuatnya sangat marah, menolak uluran tangan dari sang pelatih asal Portugal tersebut.

Napoli seharusnya bisa memastikan kelolosan mereka ke babak 16 besar Europa League jika menang atas Spartak Moscow, tapi alih-alih menang mereka justru kehilangan tiga poin dan jatah kelolosan ke babak sistem gugur kini di bawah ancaman dari dua rival terdekatnya, Legia Warsawa dan Leicester City yang menduduki ranking ketiga dan keempat Grup C.

Posisi terakhir klasemen grup ini adalah skuad asuhan Rui Vitoria itu pada urutan pertama dengan perolehan nilai 7, Partenopei pada ranking kedua dengan nilai sama 7, Legia posisi ketiga poin enam dan skuad Brendan Rodgers pada urutan terakhir dengan poin kelima. Keempat tim masih memiliki peluang yang sama untuk meraih tiket kelolosan ke tahap berikutnya.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO