Kapten Rusia Artem Dzyuba Tuding Sepak Bola Sekarang Seperti Permainan Politik

Artem Dzyuba menyinggung bagaimana prinsip ‘sepak bola terpisah dari urusan politik’ dilupakan dalam kasus invasi Rusia ke Ukraina di tengah fans sepak bola yang menyinggung kasus peperangan pada negara lain

Gila Bola – Artem Dzyuba baru-baru ini mendapatkan serangan dari pemain Ukraina dan bek Everton Vitaliy Mykolenko, dan sekarang kapten Rusia itu akhirnya angkat bicara untuk menyinggung pemain yang sok kritis sementara mereka hidup nyaman di rumah mewah mereka di Inggris.

FIFA dan UEFA telah mengambil keputusan untuk melarang Rusia berkompetisi di tingkat internasional di tengah invasi negara itu ke Ukraina, dengan Spartak Moscow sudah dieliminasi dari Liga Europa untuk pertandingan 16 besar melawan RB Leipzig, sementara timnas Rusia disingkirkan dari pertandingan play-off Piala Dunia 2022.

Bek Everton Vitaliy Mykolenko, yang pernah dikritik terlalu jelek untuk bermain di Premier League oleh mantan bos karetaker The Toffees Duncan Ferguson, merasa bahwa para pemain Rusia terlalu diam dalam konflik tersebut, dan menargetkan Artem Dzyuba [sebagai kapten timnas Rusia] secara khusus dalam sebuah posting yang mengungkapkan kemarahannya di media sosial.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Dia mengatakan, “Sementara Anda tetap diam, sialan, bersama dengan rekan tim sepak bola Anda, warga sipil yang damai terbunuh di Ukraina. Anda akan dikurung di penjara bawah tanah selama sisa hidup Anda dan yang paling penting adalah kehidupan anak-anak Anda. Dan saya senang.”

Sekarang Artem Dzyuba membalas, mengatakan bahwa Vitaliy Mykolenko munafik karena dia sok kritis sementara dia sendiri sedang hidup enak-enakan di rumah mewahnya di Inggris sementara banyak orang Ukraina yang rela kembali ke tanah airnya untuk membela negaranya.

Selain itu, kapten Rusia itu juga mengkritik bagaimana prinsip ‘sepak bola terlepas dari politik’ ternyata diabaikan dan dilupakan saat itu menyangkut negaranya, sementara Amerika Serikat dan Israel tetap bisa berkompetisi dan luput dari hukuman meski investasi mereka selama puluhan tahun ke negara-negara Timur Tengah. Bahkan fans Celtic pernah didenda karena bendera Palestina, di saat sekarang publik sepak bola diizinkan untuk berkampanye dengan bendera Ukraina.

Artem Dzyuba mengatakan, “Saya bangga menjadi orang Rusia. Dan saya tidak mengerti mengapa para atlet olahraga harus menderita sekarang. Saya menentang standar ganda [dari FIFA dan UEFA]. Mengapa semua orang berteriak tentang olahraga agar tetap berada di luar politik, tetapi ketika itu tentang Rusia, prinsip ini benar-benar dilupakan?”

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO

Gilabola.com menyajikan informasi terkini dengan gaya bahasa ringan yang mudah dipahami dan update terbaru dari kompetisi Eropa dan internasional. Kunjungi juga channel Youtube resmi kami di @gilabolanews dan @gilabolastory

SebelumnyaMassimiliano Allegri Nasihati Arthur Melo & Dusan Vlahovic Usai Kemenangan Juventus
SelanjutnyaRusia Terus Dirugikan Politik Olahraga, Kali Ini Semua Tim Mereka Dihapus dari Game FIFA 22