Karim Benzema Terlarang untuk Timnas Prancis

Karim Benzema Terlarang untuk Timnas Prancis

Gilabola.com – Karim Benzema seakan terlarang bagi tim Les Bleus. Kini Presiden Asosiasi Sepakbola Prancis (FFF), Noel Le Graet, menyatakan telah menutup pintu bagi striker Real Madrid tersebut.

Sebelumnya, Benzema meminta agar dia diijinkan bermain ‘di salah satu negara di mana dia layak’ untuk membela negara tersebut.

Tampaknya, tak ada solusi untuk menyelesaikan masalah dalam hubungan antara striker Madrid itu dan Le Graet. Pada akhir pekan ini – hanya beberapa jam sebelum pertandingan antara Prancis kontra Albania, Senin (18/11) dinihari, perseteruan keduanya tampak makin panas.

Saat ini, banyak suporter Prancis yang menuntut agar FFF kembali mainkan Benzema yang sedang dalam performa bagus, setidaknya bisa diandalkan untuk kembali membela tim nasional. Tapi, Le Graet menolaknya.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Dalam sebuah wawancara dengan Radio Montecarlo yang dilansir AS, Le Graet menegaskan pernyataannya tersebut.

“Karim Benzema memang pemain yang bagus, saya tidak pernah mempertanyakan kemampuannya di lapangan. Tapi, waktunya bersama Timnas Prancis sudah berakhir,” tandas Le Graet.

Segera setelah wawancara tersebut, Benzema pun berkicau di akun media sosialnya. “Noel, saya pikir Anda tidak berencana mengganggu keputusan pelatih! Ketahuilah, saya, dan saya sendiri yang akan mengakhiri karir internasional saya. Jika Anda pikir saya sudah selesai, biarkan saya bermain untuk salah satu negara di mana saya memenuhi syarat dan kita lihat saja nanti,” ungkap Benzema.

Absennya Benzema dari skuad Timnas Prancis jadi keputusan sang pelatih, Didier Deschamps, setelah striker Madrid berusia 31 tahun itu dianggap terlibat dalam skandal pemerasan terhadap pemain setimnya di Les Bleus, Mathieu Valbuena, pada 2017 lalu.

Saat itu, Benzema dituduh berusaha memeras dengan video syur milik Valbuena, hingga dia dipolisikan. Namun baru-baru ini salah satu pemeras lainnya, Mustapha Zouaoui, menyatakan kepada surat kabar L’Equipe bahwa Benzema tidak bersalah dan hanya menjadi korban jaminan penipuan.

Sayangnya, Le Graët dan Karim Benzema telah berulang kali menyiarkan perbedaan pendapat mereka secara konsisten di depan umum, di mana Benzama juga pernah membalas pernyataan pedas presiden FFF itu setelah kemenangan Piala Dunia 2018.

“Tuan Le Graet, saya mohon Anda melupakan saya dan tolong tinggalkan saya dalam damai. Prancis telah memenangkan Piala Dunia dan itulah yang terpenting, tak ada hal lain, terima kasih,” ungkapnya ketika itu.

Awal musim 2019/20 ini sebenarnya Benzema telah lakukan banyak perubahan dan dia kembali menemukan performa apiknya. Itulah sebabnya, banyak fans Prancis yang meminta agar Benzema kembali dipanggil ke tim nasional.

Survei terbaru di L’Equipe (73 persen) dan France Football (68 persen) menunjukkan, dukungan luas telah diberikan fans kepada Benzema untuk kembali ke skuad Prancis.

Benzema menjadi pencetak gol terbanyak di La Liga setelah mencetak sembilan gol untuk Real Madrid sejauh musim ini. Ini menjadi sebuah koleksi yang mengesankan atau lebih baik dibandingkan pemain depan Prancis lainnya, di mana Kylian Mbappé juga dengan kantongi sembilan gol, Antoine Griezmann empat gol dan Olivier Giroud hanya berhasil mencetak satu gol untuk Chelsea.