Kartu Merah dan Salto Edinson Cavani Bawa Uruguay Hancurkan Ekuador

Kartu Merah dan Salto Edinson Cavani Bawa Uruguay Hancurkan Ekuador

Lihat kartu merah di babak pertama dan tendangan salto Edinson Cavani yang terbukti terlalu berat bagi Ekuador dan membawa Uruguay menang.

Laga Uruguay vs Ekuador di ajang Copa America pada Senin (17/6) dinihari usai dengan skor 4-0 dan hal ini banyak dibantu oleh kartu merah pada babak pertama serta gol Edinson Cavani tak lama setelah itu.

Selisih waktu antara kartu merah yang diberikan wasit Anderson Daronco kepada pemain Ekuador dan gol tendangan Salto Edinson Cavani hanya kurang dari 10 menit, memperlihatkan adanya lubang yang kosong di lini pertahanan Ekuador.

Sebenarnya striker Barcelona Luis Suarez juga mencetak gol sih di babak pertama ini tapi golnya terlihat biasa saja, kalah jauh dari serangan menakjubkan oleh pemain PSG Cavani itu.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Mari kita mulai dengan melihat pukulan lengan dari pemain timnas Ekuador Jose Quinteros yang terjadi saat ia terlibat dalam satu perebutan bola atas dengan pencetak gol pertama Nicolas Lodeiro. Adegan menit 22 ini dimulai dengan Quinteros menutup matanya, baru melompat dan lengan mengayun menerpa wajah Lodeiro, mantan pemain Ajax Amsterdam di masa lalu.

Wasit Anderson Daronco dari Brasil dengan cepat mengeluarkan kartu kuning. Ya, hanya sebuah peringatan biasa. Tapi ia kemudian melihat layar VAR dan lama juga waktu yang dihabiskan untuk melihat tayangan ulang adegan itu, sebelum memutuskan untuk membatalkan kartu kuningnya dan mengibaskan kartu merah! Ekuador pun bermain dengan 10 orang saja untuk sisa 65 menit permainan.

Dan kartu merah tadi terbukti sangat berat bagi tim berbaju kuning tersebut. Hanya butuh 10 menit sebelum Edinson Cavani menjebol gawang Ekuador dengan tendangan salto. Diawali sebuah sepak pojok, bola disambut sundulan kepala satu kali, dua kali dan sampai di depan gawang. Sang striker PSG itu menjatuhkan tubuhnya sembari melayangkan sepakan salto yang tidak mungkin ditahan kiper lawan.

Itu baru menit 33 dan Uruguay sudah unggul 2-0. Di saat-saat terakhir babak pertama pemain Barcelona Luis Suarez menyumbangkan gol ketiga, tapi gak usah dilihat deh. Gol Suarez terlihat biasa saja. Ia hanya menyambar sebuah umpan lambung pendek ke depan gawang dengan sepakan kecil. Sama sekali tak bisa dibandingkan dengan gol luar biasa dari Edinson Cavani.