Kejutan Liga Europa Tadi Malam: Kejayaan Premier League dan La Liga, Lesu Bagi Serie A dan Bundesliga

Gilabola.com – Sebanyak tiga kartu merah dan 59 gol terjadi dalam 16 pertandingan leg pertama babak 32 besar Liga Europa tadi malam. Tim-tim Premier League dan La Liga tampil lebih menonjol daripada rekan mereka dari Serie A dan Bundesliga.

Manchester United dan Tottenham Hotspur mewakili citra hebat tim asal Premier League. Satu kaki Setan Merah sudah berada di babak 16 besar setelah menang dengan empat gol di kandang Real Sociedad. Gelandang Portugal Bruno Fernandes melesakkan dua gol, selain tambahan satu gol masing-masing dari Marcus Rashford dan Daniel James. Tim asuhan Imanol Alguacil itu akan menghadapi tugas nyaris mustahil untuk melesakkan lima gol pada leg kedua.

Sementara itu pemain pinjaman Real Madrid Gareth Bale mencetak satu dari empat gol Spurs ke gawang tim asal Austria Wolfsberger AC pada leg pertama 32 besar Europa League. Itu merupakan pertama kalinya Bale mencetak satu gol dan satu assist dalam satu pertandingan yang sama. Tiga gol lainnya dilesakkan oleh Son Heung-min, Lucas Moura dan Carlos Vinicius beberapa saat sebelum pertandingan berakhir.

Advertisement
K9Win
K9Win

Sayang bahwa dua tim lainnya asal Liga Inggris, Arsenal dan Leicester City gagal menang. Skuad asuhan Mikel Arteta hanya mencetak satu gol tandang dalam hasil imbang 1-1 lawan Benfica, sementara pasukan Brendan Rodgers ditahan imbang Slavia Prague dengan skor 0-0.

Tim asal La Liga yang tampil mengejutkan pada leg pertama 32 besar Liga Europa tadi malam adalah Granada, yang menaklukkan tim yang lebih difavoritkan menang Napoli dengan skor 2-0. Mantan pemain Chelsea asal Brasil Kenedy memegang peran penting dalam dua gol itu, memberi assist untuk gol pertama dan melesakkan gol kedua. Satu tim lain asal Spanyol yang menang adalah Villarreal dengan dua gol atas RB Salzburg. Tapi Sociedad, yang tampil mengejutkan dalam kompetisi domestik, dikalahkan 0-4 oleh Manchester United.

Nasib Buruk Tim Asal Serie A dan Bundesliga

Tidak demikian halnya dengan klub-klub Liga Italia. Napoli, sudah kami sebutkan di atas, kalah 2-0 oleh skuad asuhan Diego Martinez, pelatih berusia 40 tahun yang sudah membawa Granada lolos ke semi final Copa del Rey musim lalu. Demikian juga AC Milan yang hanya tinggal bertahan beberapa detik lagi jelang usai, imbang 2-2 di Red Star Belgrade. Satu-satunya tim yang menyelamatkan muka Serie A adalah AS Roma, yang menang dua gol atas SC Braga, sebuah tim asal Portugal.

Dua tim asal Liga Jerman, Hoffenheim dan Bayer Leverkusen, juga gagal menang. Tim yang pernah mengalahkan Bayern Munchen dengan skor 4-1 pada awal musim 2020/21 ditahan imbang 3-3 oleh Molde, sebuah tim asal Norwegia. Sementara Die Werkself asuhan Peter Bosz berhasil bangkit dari ketertinggalan tiga gol untuk menyamakan skor 3-3, tapi kemudian kebobolan gol menit-menit akhir. Tapi setidaknya B04 memiliki tiga gol tandang yang sangat penting jelang leg kedua melawan tim asal Swiss, Young Boys, pekan depan.