Kejutan! Tottenham Lolos Perempat Final, Kalahkan Chelsea Adu Penalti!

Kejutan! Tottenham Lolos Perempat Final, Kalahkan Chelsea Adu Penalti!

Gila Bola – Tottenham Hotspur membuat kejutan dengan mengalahkan Chelsea adu penalti dalam pertandingan putaran keempat EFL Cup (Carabao Cup). Pemain Argentina Erik Lamela menjadi pahlawan dengan mencetak gol penyama kedudukan 1-1 pada menit-menit akhir pertandingan, sebelum pemain muda Chelsea gagal dalam adu penalti.

Chelsea seolah-olah akan melaju mudah ke babak perempat final EFL Cup setelah sampai dengan menit-menit akhir pertandingan melawan Tottenham mereka unggul 0-1 hasil gol Timo Werner pada menit 19. Namun Erik Lamela memastikan pertandingan harus dilanjutkan dengan adu penalti setelah mencetak gol balasan Spurs pada menit 84.

Dari kelima eksekutor adu penalti Tottenham, seluruhnya berhasil menunaikan tugasnya dengan baik. Dari pihak Chelsea satu gagal, yakni Mason Mount, menjadikan skor 5-4 dan anak-anak Jose Mourinho berhasil lolos ke babak perempat final Piala Liga atau Carabao Cup ini.

Padahal baru beberapa jam lalu Jose Mourinho menyatakan pesimisme-nya bahwa pihaknya bisa bertarung dengan sungguh-sungguh di kompetisi ini, menyebut ia akan lebih suka memprioritaskan Liga Europa daripada Carabao Cup, dengan jadwal pertandingan yang super padat. Kebutuhan tim akan hadiah uang yang diberikan oleh kompetisi Eropa menjadikan ia terpaksa memilih Liga Europa daripada EFL Cup.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Berikut ini adalah daftar eksekutor adu penalti Tottenham Hotspur: Eric Dier, Erik Lamela, Pierre-Emile Hoejbjerg, Lucas Moura, Harry Kane. Sementara itu daftar pengambil tendangan adu penalti dari pihak Chelsea adalah Tammy Abraham, Cesar Azpilicueta, Jorginho, Emerson dan Mason Mount.

Fokus perhatian sekarang akan teralihkan ke arah Frank Lampard. Apakah dengan kekalahan ini posisinya sebagai manajer The Blues tetap aman? Mantan legenda Chelsea itu terlihat memiliki kelemahan tidak bisa memotivasi anak buahnya pada saat-saat genting. Ini merupakan kegagalan kesekian kalinya setelah kalah 0-2 di tangan Liverpool pada ajang Liga Inggris, beberapa hari silam, pembantaian di tangan Bayern Munchen pada ajang Liga Champions pada awal September 2020, dan kekalahan di tangan Arsenal pada final Piala FA pada akhir Agustus. Berapa lama Lampard bisa bertahan?