Kekacauan Jelang Final Copa America Beri Tamparan Pada Amerika Serikat Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2026

Pertandingan final Copa America 2024 antara Argentina dan Kolombia yang digelar di Stadion Hard Rock, Miami, harus ditunda selama lebih dari satu jam setelah ribuan fans berusaha memasuki stadion tanpa tiket. Insiden ini menyebabkan penundaan yang signifikan dan menimbulkan masalah keamanan yang serius.

CONMEBOL, badan pengelola sepak bola Amerika Selatan, mengonfirmasi bahwa pertandingan yang seharusnya dimulai pukul 20.00 waktu setempat (07.00 WIB) akan dimulai pukul 21.00 (08.00 WIB). Laga akhirnya digelar sekitar 08.20 WIB.

Mereka menekankan bahwa hanya pemegang tiket yang diizinkan masuk ke stadion setelah pintu masuk dibuka kembali. Keputusan ini diambil untuk memastikan keamanan semua pihak yang hadir di stadion.

Laporan dari berbagai media lokal menunjukkan video yang diunggah di media sosial, di mana ratusan penggemar dari kedua tim terlihat berdesakan di luar pagar stadion dan berusaha masuk untuk menyaksikan final Copa America.

Beberapa video menunjukkan penggemar melompat melewati pagar keamanan di dekat pintu masuk barat daya stadion dan berlari melewati petugas polisi dan staf stadion. Beberapa orang terlihat menerima perawatan medis dan meminta air di tengah panas yang menyengat di Florida.

Juru bicara CONMEBOL mengatakan bahwa penundaan ini diperlukan untuk mengendalikan situasi dan memastikan bahwa hanya mereka yang memiliki tiket yang diizinkan masuk.

Mereka menegaskan bahwa keamanan telah diperketat setelah insiden di semifinal antara Uruguay vs Kolombia yang berakhir dengan bentrokan antara pemain dan pendukung di Stadion Bank of America di Charlotte.

Dalam pertandingan semifinal tersebut, kemenangan Kolombia 1-0 atas Uruguay diwarnai oleh perkelahian yang melibatkan pemain dan penggemar, menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanan di pertandingan final. Situasi di final ini memperburuk kekhawatiran tersebut dan memicu tinjauan kembali terhadap kebijakan keamanan stadion.

Kepolisian Miami-Dade juga mengeluarkan pernyataan yang meminta para fans untuk tetap sabar dan mengikuti aturan yang ditetapkan oleh petugas dan staf Stadion Hard Rock. Mereka menekankan bahwa perilaku tidak tertib akan berujung pada pengusiran atau penangkapan.

Kekacauan ini juga berdampak pada keluarga pemain. Beberapa pemain tidak dapat membawa keluarga mereka ke stadion di tengah kekacauan yang terjadi. Reporter FOX, Jenny Taft, melaporkan bahwa dehidrasi di antara para fans yang menunggu menjadi perhatian utama bagi petugas keamanan karena suhu di Miami tetap di atas 85 derajat Fahrenheit meskipun matahari telah terbenam.

Selain itu, pertunjukan Shakira yang direncanakan berlangsung selama 20 menit di babak pertama juga menimbulkan kontroversi. Pelatih Kolombia, Nestor Lorenzo, menyatakan ketidaksetujuannya terhadap perpanjangan waktu istirahat babak pertama melebihi 15 menit karena dapat memengaruhi kebugaran pemain.

Kickoff yang dijadwalkan ulang beberapa kali membuat para pemain harus meninggalkan lapangan di tengah-tengah pemanasan dan kembali sekitar pukul 8:40 malam (7.40 WIB) sebelum waktu kickoff baru pukul 9:15 malam waktu setempat (tepatnya 08.20 WIB). Penundaan ini tidak hanya mempengaruhi ritme para pemain, tetapi juga menyebabkan ketidaknyamanan bagi para penggemar yang sudah berada di stadion.

Kejadian ini juga menimbulkan kekhawatiran bagi Amerika Serikat sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026. Pejabat Amerika dan FIFA mungkin akan meninjau kembali kebijakan keselamatan tempat sebelum sepak bola internasional kembali ke Stadion Hard Rock dalam dua tahun mendatang. Masalah kerumunan yang terjadi di final Copa America ini menjadi catatan penting bagi persiapan keamanan di masa mendatang.

Dengan penundaan yang terjadi, pertandingan final Copa America 2024 tetap menjadi sorotan utama. Juara bertahan Argentina berharap dapat meraih kemenangan Copa America yang ke-16 untuk memecahkan rekor, sementara Kolombia menargetkan gelar kedua mereka sejak terakhir kali menang pada tahun 2001. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi kedua tim untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di panggung internasional.

Secara keseluruhan, insiden ini menunjukkan betapa pentingnya penegakan keamanan di acara olahraga besar. Pengalaman ini akan menjadi pelajaran berharga bagi penyelenggara dan pihak terkait dalam mengelola kerumunan dan memastikan keselamatan semua pihak yang terlibat.

Anda dapat berlangganan Gilabola.com di Google News atau join channel Whatsapp kami untuk mendapatkan update terbaru!