Ketua FA Bulgaria MUNDUR Terkait Aksi Rasis pada Timnas Inggris

Gilabola.com – Ketua FA Bulgaria, Borislav Mihaylov, akhirnya mengundurkan diri beberapa jam setelah PM negara itu memintanya mundur terkait pelecehan ras terhadap Timnas Inggris di laga Kualifikasi Piala Eropa 2020.

Dalam laga tersebut, tuan rumah kalah 0-6 dari Timnas Inggris, yang bertekad amankan tiket ke putaran final Piala Eropa tahun depan. Sayangnya, keunggulan The Three Lions dalam laga ini ditingkahi aksi tak terpuji dan berbau rasis yang dilakukan suporter tuan rumah.

Pertandingan sempat dihentikan sebanyak dua kali, sampai akhirnya sekitar 50 suporter berpakaian hitam-hitam meninggalkan tribun penonton. Parahnya, walau orang-orang yang dianggap biang kerok aksi rasis terhadap Marcus Rashford dan kawan-kawan sudah meninggalkan stadion, pelecehan bernada rasis tetap terdengar di Stadion Vasil Levski.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Terkait insiden ini, Menteri Olahraga Bulgaria Krasen Kralev pun mengeluarkan pernyataan terbuka.

“Pemerintah telah melakukan banyak hal untuk pengembangan sepakbola di negara ini dalam empat tahun terakhir. Tapi setelah peristiwa tersebut, mengingat seluruh kondisi sepakbola dan insiden semalam, perdana menteri telah memerintahkan saya mulai hari ini untuk menangguhkan hubungan dengan asosiasi sepakbola, termasuk masalah keuangan, sampai Ketua FA Bulgaria Borislav Mihaylov mengundurkan diri,” tandas Kralev kepada wartawan.

Diungkapkan Sky Sports, laga antara Bulgaria kontra Inggris pada Selasa (15/10) dinihari WIB itu, memang dimainkan di stadion yang sebagian tribunnya ditutup sebagai hukuman atas ‘perilaku rasis’ para suporternya selama pertandingan Kualifikasi Euro 2020 melawan Kosovo pada Juni lalu. Kini, aksi rasial yang sama terulang kembali, dengan korban lain: Timnas Inggris.

Dalam pertandingan itu, para pemain Inggris menjadi sasaran ejekan yang memperdengarkan suara monyet dan penghormatan a la Nazi yang dilakukan fans tuan rumah.

Ketua Asosiasi Sepakbola Inggris Greg Clarke menyebut pelecehan rasis kepada anggota The Three Lions sebagai ‘salah satu malam paling mengerikan’ yang pernah dilihatnya di dunia sepakbola. Ia pun meminta UEFA untuk menyelidiki ‘nyanyian rasis yang menjijikkan’ itu sebagai masalah mendesak.

Manajer Inggris, Gareth Southgate, juga menyebut situasi itu sebagai sesuatu yang ‘tidak dapat diterima’. Tapi, ia mengatakan kepada para pemainnya untuk membuat ‘pernyataan yang membesarkan hari’ di dalam maupun luar lapangan dengan menolak membiarkan aksi rasis menjadi pemenangnya.

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO

Gilabola.com menyajikan informasi terkini dengan gaya bahasa ringan yang mudah dipahami dan update terbaru dari kompetisi Eropa dan internasional. Kunjungi juga channel Youtube resmi kami di @gilabolanews dan @gilabolastory

SebelumnyaMilan Yakin Kalahkan Inter Gaet Bintang Fiorentina
SelanjutnyaChelsea Siap Pertahankan Dua Bintangnya dari Juventus