Kiper Chelsea Ungkap Bedanya Dilatih Frank Lampard & Thomas Tuchel

Gilabola.com – Penjaga gawang Chelsea Willy Caballero diminta untuk menjelaskan bagaimana perbedaan antara manajer sebelumnya Frank Lampard dan bos saat ini Thomas Tuchel, menyebut satu di antara mereka lebih tradisional, lainnya lebih modern.

Willy Caballero mengungkapkan perbedaan gaya manajerial dan pendekatan pertandingan antara mantan manajer Frank Lampard dan bos saat ini Thomas Tuchel, setelah selama dua musim ini bermain di bawah asuhan kedua pelatih tersebut.

Frank Lampard mendapatkan pekerjaan sejak awal musim 2019/2020, sukses finish di empat besar dengan pembatasan transfer, sayang harus kehilangan pekerjaannya di pertengahan musim 2020/2021 usai menghabiskan Rp 4,8 Trilyun untuk membeli pemain baru yang gagal dikembangkan di Stamford Bridge.

Advertisement
PSG188
PSG188
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Thomas Tuchel yang baru saja kehilangan pekerjaannya di Paris Saint-Germain langsung ditunjuk sebagai penggantinya, menunjukkan progres besar dengan memenangkan sembilan dari 14 pertandingan, clean sheet di 12 dari 14 pertandingan tersebut.

Kini Willy Caballero diminta menjabarkan tentang bedanya dua manajer yang pernah dan sedang membesut skuad Chelsea itu, dan penjaga gawang veteran itu mengungkapkan bahwa Frank Lampard lebih tradisional dengan pendekatannya, sementara taktik Thomas Tuchel tampak lebih modern.

“Jelas berbicara tentang pelatih, apa yang dilakukan dengan baik dan apa yang lain melakukannya dengan baik, itu tidak nyaman,” kata kiper berusia 39 tahun itu kepada 90min. “Karena mereka ada untuk suatu hal. Jika kami harus memiliki mereka sebagai pelatih, itu karena mereka bagus. Mereka meyakinkan Anda tentang sepak bola yang ingin mereka lakukan dan kami adalah para pekerja, orang-orang yang melaksanakan rencana itu.”

“Tidak diragukan lagi, dengan Frank, kami memiliki gagasan yang lebih langsung tentang pertandingan, pada dasarnya bagaimana bermain dengan sepak bola Inggris. Untuk menyerang dengan cepat, serang dari sisi sayap, gerakkan secara terpusat atau serang di satu sisi dan selesaikan di sisi lain. Sepak bola yang disukainya adalah pergerakan bola yang cepat. Dia juga suka menyerang dan melakukan serangan balik.”

“Sekarang dengan Tuchel, ini lebih tentang menggabungkan permainan dengan bola. Kami menciptakan lebih banyak peluang. Dia hampir memberi tahu kami bagaimana pertandingan akan berkembang, di mana aspek kunci lawan, kekuatan, dan juga kelemahan mereka.”

AHABET
AHABET
INDOTOGEL
INDOTOGEL