Kolombia Janji Habis-habisan Lawan Chile

Kolombia Janji Habis-habisan Lawan Chile

Kolombia janji habis-habisan saat Los Cafeteros menghadapi Chile di Arena Corinthians pada laga perempat final Copa America, Sabtu (29/6).

Pelatih Los Cafeteros Carlos Queiroz mengatakan bahwa tim Kolombia janji bermain habis-habisan saat mereka menghadapi Chile di perempat final Copa America pada hari Sabtu (29/6) pagi.

Los Cafeteros berhasil lolos ke babak sistem gugur kompetisi di Brasil ini sebagai satu-satunya tim yang memenangkan ketiga pertandingan grup mereka tanpa kehilangan poin, sementara juara bertahan Chile memastikan dua kemenangan dan sekali imbang.

“Ini pertandingan 90 menit dan kami akan bermain habis-habisan,” kata Queiroz pada jumpa pers pra-pertandingan. “Ini tidak seperti fase grup karena jika kami kami kalah [di babak sistem gugur ini] maka kami akan tersingkir. Tapi itu tidak mengubah apa pun dalam persiapan tim. Yang berubah adalah pendekatan strategis kami.”

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Tiga dari empat pertandingan terakhir antara Chile melawan Kolombia berakhir seri, sedangkan empat kartu merah telah dikeluarkan dalam lima pertemuan terakhir antara kedua tim. Queiroz mengatakan dia mengharapkan akan terjadi pertandingan yang sengit di Corinthians Arena di Sao Paulo pada Sabtu pagi.

“Chile memiliki banyak sejarah, tradisi menang dan mereka telah tampil dengan baik dalam beberapa tahun terakhir,” ujar manajer asal Portugal itu. “Mereka adalah juara bertahan dan favorit untuk memenangkan Copa America tahun ini bersama dengan Uruguay, Argentina dan Brasil. Satu-satunya hal yang saya perlu khawatirkan adalah memastikan bahwa Kolombia terus berkembang dan tumbuh sebagai sebuah tim.”

Arturo Vidal, Jean Beausejour dan Mauricio Isla diperkirakan akan dimainkan kembali oleh Chile setelah diistirahatkan dalam kekalahan 1-0 dari Uruguay pada hari Selasa (25/6) lalu.

Queiroz juga diperkirakan akan membuat setidaknya satu perubahan pada tim Kolombia yang mengalahkan Paraguay 1-0 pada hari Senin (24/6), dengan striker Atalanta, Duvan Zapata diperkirakan akan menggantikan pemain AS Monaco, Radamel Falcao.

“Kekuatan Kolombia adalah para pemainnya dan kekuatan para pemain adalah tim,” tandas Queiroz. “Syukurlah Kolombia memiliki dua pemain (Zapata dan Falcao) yang sangat berbakat dan dengan catatan yang berbicara dengan sendirinya.”