Komentar Pelatih Luis Milla Usai Indonesia Imbangi Vietnam

Luis Milla
Luis Milla

Timnas Indonesia berhasil menahan imbang Vietnam 0-0 meski harus bermain 10 orang selama 30 menit terakhir. Penampilan heroik Hansamu Yama dan kawan-kawan mendapatkan pujian dari pelati Luis Milla.

Dalam pertandingan Grup B SEA Games yang berlangsung di Stadion Selayang, Selangor, Selasa (22/8) malam, Indonesia harus kehilangan gelandang utama Hanif Sjahbandi yang diganjar kartu kuning kedua oleh wasit Al Yaqqubi Omar Mubarak pada menit ke 64. Kalah jumlah pemain membuat pertahanan Indonesia terus digempur oleh lawan pada paruh akhir babak kedua.

Sebuah peluang emas didapat Vietnam di masa injury time lewat Ho Tuan Tai. Namun tendangan kerasnya dari jarak dekat masih berhasil ditepis oleh kiper Kurniawan Kartika Ajie dan hanya menghasilkan tendangan sudut.

Kepada wartawan seusia pertandingan pelatih Luis Milla mengungkapkan pujiannya atas kerja keras dan perjuangan gigih Tim Garuda Muda dalam mempertahankan hasil imbang dalam laga yang sangat melelahkan itu. Milla sangat puas dengan cara bertahan pasukannya.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Sebelum kartu merah itu kita sangat seimbang dengan Vietnam. Di mana Vietnam adalah lawan yang senang mengontrol pertandingan dan juga punya pengalaman dalam mengontrol ke mana bola harus bergerak. Setelah kita kehilangan pemain, kita tidak punya pilihan lain kecuali bermain bertahan,” ungkap Milla.

“Khususnya di babak kedua, saya sangat bangga dengan tim saya karena kami bermain dengan 10 orang dan di hadapan kami adalah Vietnam, lawan besar, lawan yang bagus. Tapi tim saya sangat solid, membantu satu sama lain. Saya sangat senang dengan kerja tim saya karena sepakbola itu bukan hanya saat menguasai bola, tapi juga saat tanpa bola yang artinya adalah saat bertahan,” tambah pelatih asal Spanyol ini.

Milla juga sedikit mengeritik kepemimpinan wasit yang dinilainya terlalu terburu-buru memberikan kartu. Hal itu cukup merugikan Indonesia, karena dalam laga semalam, lima pemain Indonesia menerima kartu kuning, termasuk tiga kartu untuk pemain belakang, yaitu Hansamu, Putu Gede dan Rizaldi Hehanusa.

“Saya tak tahu soal wasit. Saya di sini bukan untuk menilai wasit benar atau salah. Tapi saya ingin sampaikan untuk wasit bahwa sebelum memberikan kartu dan membuat keputusan untuk kedua tim, dia harus berpikir lebih dulu. Karena turnamen ini sangat singkat, kami cuma punya 22 pemain,” katanya.