Korsel Mundur, China Hampir Pasti Tuan Rumah Piala Asia 2023

Korsel Mundur, China Hampir Pasti Tuan Rumah Piala Asia 2023

China hampir pasti jadi tuan rumah Piala Asia berikutnya pada 2023 setelah satu-satunya pesaing mereka, Korea Selatan, mengundurkan diri.

Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) memberi tahu Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tentang niat mereka untuk mundur sebagai calon penyelenggara hajatan ini pada hari Rabu (15/5), dan itu membuka jalan bagi China untuk menjadi tuan rumah turnamen tersebut untuk kedua kalinya.

Negara dengan populasi penduduk terbesar di dunia, China, terakhir kali menjadi tuan rumah gelaran bergengsi ini pada tahun 2004, ketika mereka kalah 3-1 pada babak final dari Jepang di Beijing.

“Kami perlu membuat pilihan antara 2023 AFC dan Piala Dunia Wanita,” kata sekretaris jenderal KFA, Chun Hanjin dalam sebuah pernyataan di situs web organisasi itu.

Piala Asia berpeluang digelar di China

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

“Kami memutuskan untuk secara strategis fokus pada Piala Dunia wanita. Dalam hal Piala Dunia wanita, FIFA dan pemerintah akan secara aktif mendukung kedua Korea (Korsel dan Korut) menjadi tuan rumah bersama.”

KFA pada bulan Maret mengumumkan tawaran bersama dengan Korea Utara untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Wanita 2023. Selain mereka, Argentina, Australia, Bolivia, Brasil, Kolombia, Jepang, Selandia Baru, dan Afrika Selatan juga sudah menyatakan minat mereka.

Qatar, tuan rumah Piala Dunia berikutnya pada 2022, memenangkan gelaran Asia ini pertama mereka awal tahun ini dengan kemenangan 3-1 atas Jepang di Uni Emirat Arab.

AFC dijadwalkan mengumumkan tuan rumah gelaran selanjutnya pada 4 Juni. Indonesia dan Thailand telah lebih dulu mundur dari pencalonan tuan rumah, dan sekarang satu-satu pesaing juga ikut mundur maka kemungkinan besar gelaran 2023 bakal digelar di China.